Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Satgas COVID-19 Kota Malang Kesulitan Tracing Balita Positif

Satgas COVID-19 Kota Malang Kesulitan Tracing Balita Positif
(Liputan6/Pixabay)
Share Article

Malang, IDN Times - Tim Satgas COVID-19 Kota Malang kesulitan menelusuri riwayat kontak pasien balita satu tahun yang dinyatakan positif COVID-19. Sejauh ini tim satgas COVID-19 masih belum mengetahui dari mana balita berjenis kelamin laki-laki itu terpapar virus corona. Apalagi hasil rapid test terhadap kedua orangtua balita itu nonreaktif. 

1. Biasa ikut orangtuanya berdagang

Ilustrasi virus corona. IDN Times/Mia Amalia
Ilustrasi virus corona. IDN Times/Mia Amalia

Berdasarkan keterangan Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto, balita itu biasa diajak kedua orangtuanya berdagang. Kebetulan kedua orangtuanya adalah pedagang di Pasar Gadang. Lantaran masih usia balita, maka ada kemungkinan balita itu bersentuhan dengan pembeli maupun pedagang lain. 

"Kemarin kedua orang tua dan mereka yang ada di lingkungan keluarga balita itu sudah dilakukan rapid test. Hasilnya negatif," katanya Rabu (29/4).

2. Masih terus lakukan tracing lanjutan

Ilustrasi virus corona (pixabay.com)
Ilustrasi virus corona (pixabay.com)

Meskipun hasil rapid test pada orangtua dan keluarga terdekat negatif, tim Satgas COVID-19 masih meneruskan penelusuran. Menurut Nur Widianto, penelusuran cukup rumit lantaran yang bersangkutan juga tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota. Ada kemungkinan bahwa penularan corona pada balita tersebut dari transmisi lokal. 

"Balita itu juga tidak punya kaitan apapun dengan pasien positif COVID-19 yang terkonfirmasi sebelumnya," imbuhnya. 

3. Sehari-hari selalu bersama sang ibu

Ilustrasi virus corona. pixabay.com/illustrations
Ilustrasi virus corona. pixabay.com/illustrations

Sehari-hari balita itu memang selalu bersama sang ibu. Meskipun sulit, Satgas COVID-19 Kota Malang tetap mengupayakan tracing. Area tracing akan diperluas hingga lingkungan kerja dari kedua orangtua balita itu.

"Meskipun sulit tetap akan kami lanjutkan proses tracing-nya," sambungnya. 

4. Tak ada penambahan pasien positif COVID-19

Banner pemberitahuan saat masuk ke lingkungan RW 02 Kelurahan Klojen. IDN Times/ Alfi Ramadana
Banner pemberitahuan saat masuk ke lingkungan RW 02 Kelurahan Klojen. IDN Times/ Alfi Ramadana

Sementara itu, untuk perkembangan data terbaru penyebaran COVID-19 di Kota Malang tidak ada tambahan untuk hari ini. Total pasien positif COVID-19 ada 16 orang dengan 8 di antaranya sudah sembuh.

Untuk pasien dalam pantauan (PDP) berjumlah total 165 orang dengan rincian masih dirawat 85 orang, PDP sembuh 70 orang dan 10 orang meninggal. Lalu untuk orang dalam pantauan (ODP) berjumlah 708 orang, orang tanpa gejala (OTG) berjumlah 182 dan orang dengan resiko (ODR) total 1.921.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Alfi Ramadana
EditorAlfi Ramadana

Latest News Jawa Timur

See More

SPMB Jatim Mulai Simulasi, Saatnya Tes Jalur Sekolah Impian

07 Jun 2026, 20:03 WIBNews