Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Remaja Tenggelam di Bendungan Gerak Lamongan Ditemukan Meninggal

Ilustrasi tenggelam
Ilustrasi tenggelam (IDN Times)
Intinya sih...
  • Remaja tenggelam di Bendungan Gerak Desa Kendal, Lamongan
  • Korban bernama M. Nabil Albaihaki (15) ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan pada Rabu (4/2/2026) sore
  • Pencarian dilakukan secara intensif oleh tim rescue dan akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah Bendungan Gerak
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lamongan, IDN Times - Seorang remaja dilaporkan tenggelam di Bendungan Gerak Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Selasa (3/2/2026). Korban bernama M. Nabil Albaihaki (15) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan pada Rabu (4/2/2026) sore.

Peristiwa bermula ketika korban diduga terpeleset dan tenggelam di area Bendungan Gerak. Informasi kejadian tersebut segera dilaporkan ke Kantor SAR Surabaya untuk dilakukan upaya pencarian dan pertolongan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya mengerahkan satu tim dari Unit Siaga SAR Bojonegoro menuju lokasi kejadian. Tim rescue tiba di lokasi pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung melakukan koordinasi lintas instansi serta assessment lokasi kejadian kecelakaan (LKK).

Pencarian kemudian dilakukan secara intensif mulai pukul 07.30 WIB dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menyisir area bendungan menggunakan perahu karet.

SRU 2 melakukan penyisiran aliran sungai dari lokasi kejadian hingga Bengawan Siwuran dengan radius sekitar 5 kilometer. Sementara SRU 3 melakukan pemantauan darat di sekitar Jembatan Bendungan Gerak.

Setelah seharian pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.45 WIB di bawah Bendungan Gerak, sekitar 1 kilometer dari lokasi awal kejadian, dalam kondisi meninggal dunia.“Korban telah ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit tertulis, Kamis .

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Nanang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama di area bendungan dan sungai, mengingat debit air cenderung meningkat saat musim hujan.

Share
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Gen Z Sulit Beli Properti, Pakuwon: Penjualan Unit Rp1-2 M Turun

06 Feb 2026, 20:19 WIBNews