Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polisi Pastikan 3 Penonton Drama "Surabaya Membara" Tewas

Kota Surabaya
Polisi Pastikan 3 Penonton Drama "Surabaya Membara" Tewas
IDN Times/Reza Iqbal
Share Article

Surabaya, IDN Times - Pagelaran drama kolosal 10 November di Surabaya pada (9/11) memakan korban. Beberapa orang terjatuh dari viaduk jembatan rel saat menonton drama itu pukul 20.00 WIB. 

  1. 1. Ada 3 orang tewas tertabrak kereta dan beberapa orang luka-luka

    IDN Times/Istimewa
    IDN Times/Istimewa

    Menurut informasi kepolisian, akibat kejadian itu, satu orang tewas tertabrak kereta yang tengah melintas di atas viaduk. Sedangkan dua orang lagi tewas katena terjatuh dari viaduk. Saat ini kedua korban tewas berada di kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo. Adapun beberapa orang lainnya yang luka-luka dibawa ke RS PHC, RS Dr. Soewandhi, dan RSUD Dr. Soetomo. "Awal 2 meninggal, info tambahan ada 1 orang meninggal lagi," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran.

  2. 2. Kereta sudah berjalan pelan

    Tragedi Viaduk saat gelaran "Surabaya Membara" 9 November 2018. Beberapa penonton terjatuh dan tertabrak kereta saat asyik melihat dari jembatan kereta tersebut. Tiga di antaranya kemudian meninggal. IDN Times/Reza Iqbal
    Tragedi Viaduk saat gelaran "Surabaya Membara" 9 November 2018. Beberapa penonton terjatuh dan tertabrak kereta saat asyik melihat dari jembatan kereta tersebut. Tiga di antaranya kemudian meninggal. IDN Times/Reza Iqbal

    Humas DAOP VIII, Gatut Styatmoko, menjelaskan bahwa kereta yang saat itu melintas merupakan Kereta Rel Diesel (KRD) dari Sidoarjo menuju stasiun Pasar Turi Surabaya.

    "Keretanya tidak terlalu cepat. Cuma 30 km per jam," terang Gatut saat dihubungi IDN Times, Jumat (9/11).

    Saat melaju, kondektur kereta rupanya menyadari banyaknya kerumunan bocah di jalur perlintasan rel. Gatut melanjutkan, mereka pun menahan laju kereta semaksimal mungkin.

    "Tapi sama anak-anak itu malah dilempari batu. Ini keterangannya kondektur. Saya juga heran kenapa dilempari," lanjut Gatut.

    Usai melempari kereta, ketika kereta mendekat rupanya bocah yang menjadi korban tersebut berusaha menaiki kereta api dari pinggir jalur rel. Namun entah bagaimana, rupanya anak tersebut malah terjatuh.

    "Mau nggandol gitu. Akhirnya meninggal dunia. Tapi kami gak tahu meninggalnya gimana kan posisi di dalam kereta," pungkas Gatut.

  3. 3. Panitia sudah mengingatkan ada kereta

    IDN Times/Reza Iqbal
    IDN Times/Reza Iqbal

    Salah seorang panitia, Ansor, mengatakan panitia sudah berteriak ketika kereta datang. "Sudah teriak awas kereta, awas kereta, hati-hati," ujarnya. Saat itu kereta sudah jalan sangat perlahan, namun tiba-tiba warga banyak yang berjatuhan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More