Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polda Sediakan Hotline untuk Korban Dugaan Kekerasan Seksual SPI

Kota Surabaya
Polda Sediakan Hotline untuk Korban Dugaan Kekerasan Seksual SPI
Suasana SMA Selamat Pagi Kota Batu, Senin (31/5/2021). IDN Times/Alfi Ramadana
Share Article

Surabaya, IDN Times - Polda Jawa Timur (Jatim) menyiapkan saluran siaga alias hotline untuk korban-korban dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI), Kota Batu. Nantinya, para korban yang melapor dipastikan mendapat keamanan.

"Untuk menampung semua pengaduan maupun informasi yang terkait dugaan kasus tersebut, kita sudah menyiapkan nomor hotline yang dijamin keamanannya," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu (2/6/2021).

  1. 1. Sediakan tiga nomor hotline

    Ilustrasi kekerasan seksual (IDN Times/Sukma Shakti)
    Ilustrasi kekerasan seksual (IDN Times/Sukma Shakti)

    Perwira dengan tiga melati emas ini menambahkan kalau Polda Jatim menyediakan tiga nomor hotline. Hal ini bertujuan untuk memudahkan korban jika ingin melaporkan kekerasan seksual.

    "Yaitu nomor 0821666092 dan 085234108323 dan satu lagi 081234756549," kata Gatot.

  2. 2. Lakukan gelar perkara awal dan olah TKP

    SMA Selamat Pagi Kota Batu. IDN Times/Alfi Ramadana
    SMA Selamat Pagi Kota Batu. IDN Times/Alfi Ramadana

    Terkait penanganan kasus, lanjut Gatot, tim khusus yang dinaungi Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim sudah melakukan gelar perkara awal. Termasuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di sekolah SPI, Kota Batu, Selasa (1/6/2021).

    "Kami sudah melakukan gelar perkara awal dan sudah dilakukan olah TKP dan masih dalam pendalaman tim dari Ditreskrimum Polda Jatim. Sampai saat ini sudah ada pemeriksaan terkait saksi pelapor," jelasnya.

  3. 3. Kumpulkan bukti-bukti

    Suasana sekolah Selamat Pagi Indonesia. Tak banyak aktivitas di sekolah tersebut. IDN Times/Alfi Ramadana
    Suasana sekolah Selamat Pagi Indonesia. Tak banyak aktivitas di sekolah tersebut. IDN Times/Alfi Ramadana

    Selain olah TKP,  Polda Jatim juga berfokus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi maupun korban. Apabila sudah lengkap, penyidik akan memanggil sekaligus memeriksa terlapor atau terduga pelaku berinisial JE.

    "Kita mungkin akan panggil. Tapi sekarang kita masih pendalaman," tegas Gatot.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More