Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Fase Bulan Baru, Surabaya Bakal Kembali Kedatangan Banjir Rob

Kota Surabaya
1 min read
Fase Bulan Baru, Surabaya Bakal Kembali Kedatangan Banjir Rob
Ilustrasi banjir rob. (Dok. IDN Times).
  • BMKG Maritim Tanjung Perak memprediksi banjir rob melanda pesisir Surabaya pada 4-10 Oktober 2026, dipicu pasang maksimum saat fase bulan baru.

  • Ketinggian pasang diperkirakan mencapai 130-150 sentimeter di atas rata-rata muka air laut, dengan pesisir Surabaya barat menjadi salah satu area terdampak.

  • Genangan berpotensi mengganggu transportasi pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam, perikanan darat, serta bongkar muat; warga diminta waspada dan memantau BMKG.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Banjir rob bakal kembali terjadi di Pesisir Kota Surabaya pada awal Oktober 2026. Masyarakat pun diminta untuk selalu waspada.

Banjir rob terjadi karena pengaruh pasang surut air laut yang disebabkan oleh fase baru penuh atau new moon. Fenomena alam ini diprediksi akan terjadi mulai 4-10 Oktober 2026.

"Kondisi pasang surut berpotensi menyebabkan pasang maksimum dengan ketinggian dapat mencapai 130 sampai 150 cm dari rata-rata ketinggian muka air laut," ujar Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (3/10/2026).

Pesisir Surabaya bagaian barat adalah salah satu titik yang bakal mengalami banjir rob. Kemudian untuk wilayah lain, di sekitar Surabaya adalah Lamongan, Tuban hingga Gresik.

"Kenaikan pasang maksimum yang menimbulkan genangan di permukaan dapat mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktifitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan," ungkap dia.

Masyarakat pun diminta untuk selalu waspada terhadap banjir rob ini. Selain itu, masyarakat diimbau agar memantau segala informasi melalui BMKG.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More