Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Polda Jatim Siagakan 5.020 Personel Operasi Keselamatan Semeru 2026

IMG-20260202-0022.jpg
Apel Gelar Pasukan di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Senin (2/2/2026). IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Intinya sih...
  • Polda Jatim siagakan 5.020 personel gabungan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama 14 hari, dimulai dari 2 hingga 15 Februari 2026.
  • Operasi ini difokuskan pada kegiatan preemtif dan preventif, dengan prioritas utama angkutan umum penumpang, serta melibatkan lima pilar keselamatan.
  • Ramp check akan dilakukan secara menyeluruh di 39 kabupaten/kota di Jatim, termasuk pemeriksaan teknis kendaraan dan kesehatan pengemudi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Polda Jawa Timur (Jatim) menyiagakan 5.020 personel gabungan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal pengamanan lalu lintas menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim Kombes Pol Iwan Saktiadi menyampaikan, dari total personel yang disiagakan, 395 personel berasal dari Polda Jatim, sementara sisanya merupakan personel gabungan dari Polres jajaran di 39 kabupaten/kota di Jatim.

“Operasi keselamatan ini melibatkan total 5.020 personel gabungan. Masing-masing Polres melaksanakan operasi dengan jumlah personel yang disesuaikan dengan karakteristik wilayahnya,” ujar Iwan usai Apel Gelar Pasukan di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Senin (2/2/2026),

Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 difokuskan pada kegiatan preemtif dan preventif, dengan prioritas utama angkutan umum penumpang, baik bus reguler, bus pariwisata, maupun angkutan rombongan.

“Ini merupakan landasan persiapan operasi terpusat Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan mudik dan balik Lebaran 2026,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Polda Jatim bersama lima pilar keselamatan yakni Polri, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait akan melakukan ramp check serentak selama 14 hari di seluruh wilayah Jatim.

"Ramp check akan dilakukan secara menyeluruh di 39 kabupaten/kota. Kami sudah mendata perusahaan otobus (PO bus) di masing-masing daerah, dan pemeriksaan dilakukan di pool bus, terminal, hingga rest area,” jelas Iwan.

Pemeriksaan teknis kendaraan meliputi sistem pengereman, sistem kemudi, kelistrikan, mesin, kelayakan bodi, serta kondisi ban, dengan Dinas Perhubungan sebagai leading sector. Selain itu, pemeriksaan kesehatan pengemudi juga menjadi perhatian utama.

"Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dokkes untuk memastikan sopir dan kondektur dalam kondisi sehat serta bebas dari pengaruh alkohol,” katanya.

Selain ramp check terjadwal, petugas juga akan melakukan pemeriksaan acak (random check) di terminal dan rest area guna memastikan kesiapan pengemudi dan kendaraan angkutan umum.

Menurut Iwan, seluruh rangkaian kegiatan Operasi Keselamatan Semeru 2026 diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan berlalu lintas serta menekan potensi kecelakaan.

"Tujuan akhirnya adalah terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa Lebaran,” pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Sejumlah Kontainer di Pelabuhan Perak Tercebur ke Laut, 1 Orang Hilang

02 Feb 2026, 14:47 WIBNews