Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pernikahan Prank di Malang Memanas, Kini Saling Lapor Polisi

Pernikahan Prank di Malang Memanas, Kini Saling Lapor Polisi
Yupi Rere saat membuat laporan di Polres Batu. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Intinya Sih
  • Rere resmi melaporkan balik Intan ke Polres Batu atas dugaan pencemaran nama baik, setelah sebelumnya dirinya dilaporkan terkait pemalsuan dokumen identitas pernikahan.
  • Rere mengaku sudah mencoba mediasi dengan Intan dan keluarganya, namun upaya tersebut ditolak sehingga kasus berlanjut ke jalur hukum.
  • Sebagai bukti laporan, Rere menyerahkan percakapan chat yang menunjukkan Intan tahu identitasnya sejak awal dan membantah tuduhan pemberian janji materi maupun TPPO.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Malang, IDN Times - Kasus pernikahan sesama jenis antara Yupi Rere (36) dan Intan Anggraeni (28) semakin memanas. Kini giliran Rere yang melaporkan balik Intan atas dugaan pencemaran nama baik ke Polres Batu pada Senin (13/4/2026).

1. Rere resmi laporkan balik Intan ke Polres Batu

Idntimes.com
Yupi Rere saat membuat laporan di Polres Batu. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Rere secara resmi melaporkan balik mantan pasangannya, Intan, ke Polres Batu atas dugaan pencemaran nama baik. Laporkan ini dibuat setelah Intan lebih dulu melaporkan Rere ke Polresta Malang Kota atas dugaan pemalsuan dokumen identitas untuk pernikahannya.

"Tetap yang dilaporkan saudara IA, dilaporkan tadi ke Polres (Batu). Karena kejadian video tahu itu di Batu, biar semua proses berjalan," terangnya.

2. Rere ungkap sudah upayakan mediasi, tapi pihak Intan menolak

Idntimes.com
Yupi Rere saat membuat laporan di Polres Batu. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Rere mengungkapkan jika sebenarnya ia sudah mengupayakan langkah mediasi dengan Intan dan keluarganya. Tapi menurutnya upaya ini ditolak, sehingga mau tidak mau kasus ini harus bergulir di meja hijau.

"Sebenernya nggak menginginkan seperti ini, cuma kan di sananya tidak bisa mediasi, apalagi memberikan berita yang tidak benar, tidak sesuai fakta. Kita sudah mencoba dilakukan (mediasi), tapi di sanannya keukeuh bahwa langkah hukum, ya sudah kita ngikuti proses hukumnya saja," bebernya.

3. Rere mengatakan chat keduanya jadi bukti laporan di Polres Batu

Idntimes.com
Proses ijab kabul saat pernikahan Intan Anggraeni dengan Yupi Rere. (IDN Times/Istimewa)

Lebih lanjut, Rere mengungkapkan jika chat keduanya dijadikan bukti laporan pencemaran nama baik di Polres Batu. Dalam chat tersebut, Rere mengklaim jika Intan mengetahui sejak awal kalau ia perempuan. Kemudian chat yang berisi bahawa sejak awal ia tidak menjanjikan rumah dan kendaraan mewah kepada Intan. Ia juga membantah terkait tuduhan upaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kepada Intan.

"Tentang klarifikasi yang dia mau ke Kamboja itu tidak ada sama sekali, sebenarnya yang terjadi itu aku menanyakan di hari Selasa (7/4/2026) soal terapi dia. Terapi dia di Surabaya bukan di Kamboja, itu ada bukti chat-chatnya semuanya. Untuk driver memang dia tanya kamu jemput nggak ke rumah, terus aku bilang driver saja gimana," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More