Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Perempuan Tenggelam di Sungai Wonokromo, Diduga Lompat dari Jembatan

Kota Surabaya
Perempuan Tenggelam di Sungai Wonokromo, Diduga Lompat dari Jembatan
Jaket dan sandal yang ditinggalkan korban di jembatan Wonokromo, Surabaya. (IDN Times/Khusnul Hasana)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Seorang perempuan dikabarkan tenggelam di Sungai Wonokromo Surabaya, Minggu (26/6/2022) siang. Diduga wanita itu sengaja lompat dari atas jembatan Wonokromo.

  1. 1. Warga melihat korban lompat dari jembatan

    Petugas BPBD melakukan pencarian perempuan yang tenggelam di Sungai Wonokromo, Surabaya, Minggu (26/6/2022). (IDN Times/Khusnul Hasana).
    Petugas BPBD melakukan pencarian perempuan yang tenggelam di Sungai Wonokromo, Surabaya, Minggu (26/6/2022). (IDN Times/Khusnul Hasana).

    Sub Koordinator Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Arif Sunandar mengatakan, peristiwa itu tejadi sekitar pukul 10.30. Saat itu warga melihat ada seorang perempuan lompat dari atas jembatan.

    "Warga melihat perempuan minta tolong, posisi ada di air dekat jembatan sisi timur," ujarnya saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

    Sesaat kemudian, korban hanyut dan terbawa arus air. Sekitar sejauh 30 meter terseret arus, korban lalu tenggelam dan tak terlihat oleh warga.

  2. 2. Korban meninggalkan jaket dan sandal

    Jaket dan sandal yang ditinggalkan korban di jembatan Wonokromo, Surabaya. (IDN Times/Khusnul Hasana)
    Jaket dan sandal yang ditinggalkan korban di jembatan Wonokromo, Surabaya. (IDN Times/Khusnul Hasana)

    Diduga korban bunuh diri. Sebab, di lokasi kejadian, korban meninggalkan jaket dan sandal. "Diindaksi korban loncat, sandalnya kecil dengan jaket warna biru," tutur Arif.

  3. 3. Petugas melakukan pencarian

    Petugas BPBD bersiap melakukan pencarian korban tenggelam di sungai Wonokromo, Surabaya. IDN Times/Khusnul Hasana.
    Petugas BPBD bersiap melakukan pencarian korban tenggelam di sungai Wonokromo, Surabaya. IDN Times/Khusnul Hasana.

    Tak lama korban sudah tak terlihat oleh warga, warga melapor ke Command Center 112. Pukul 10.40 petugas BPBD dan Pemadam Kebakaran (PMK) datang kemudian turun ke sungai untuk melalukan pencarian.

    "Kita turunkan perahu air. Kita lakukan beberapa kali (pencarian), kita lakukan manuver pengadukan dengan perahu dan ada empat orang penyelam," jelas Arif.

    Pencarian akan terus dilakukan hingga pintu air jagir. Selain itu, pihaknya juga akan menyisir pinggir-pinggir sungai.

    "Kita akan kembali melakukan pencarian ke titik awal korhan melambaikan tangan saat hilang," pungkasnya.

    Mari bersama cegah perilaku bunuh diri 

    Bunuh diri merupakan masalah kesehatan jiwa serius yang sering diabaikan masyarakat. Jika kamu membutuhkan pertolongan atau mengenal seseorang yang membutuhkan bantuan, kamu bisa menghubungi layanan konseling pencegahan bunuh diri, di nomor telepon gawat darurat (emergency) hotline (021) 500–454 atau 119, bebas pulsa.

    Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, saat ini sudah terdapat lebih dari 3.000 Puskesmas yang memiliki layanan kesehatan jiwa. Kamu bisa menghubungi atau langsung mendatangi Puskesmas terdekat untuk mengetahui apakah mereka melayani kesehatan jiwa. Bagi pemegang BPJS, konsultasi kejiwaan di Puskesmas tidak dikenakan biaya alias gratis. Jika belum memiliki BPJS, kamu tetap bisa berkonsultasi dengan biaya administrasi sebesar Rp5.000.

    Selain itu, Kemenkes RI juga menyiapkan 5 RS jiwa rujukan yang dilengkapi dengan layanan konseling kesehatan jiwa dan pencegahan bunuh diri. RS jiwa tersebut ialah:

    RSJ Amino Gondohutomo Semarang, nomor telepon (024) 6722565
    RSJ Marzoeki Mahdi Bogor, nomor telepon (0251) 8324024, 8324025, 8320467
    RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta, nomor telepon (021) 5682841
    RSJ Prof Dr Soerojo Magelang, nomor telepon (0293) 363601
    RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang, nomor telepon (0341) 423444

    NGO Indonesia pencegahan bunuh diri:
    Jangan Bunuh diri || telp: (021) 9696 9293 || email: janganbunuhdiri@yahoo.com
    Organisasi INTO THE LIGHT || message via page FB: Into The Light Indonesia (@IntoTheLightID) || direct message via Twitter: @IntoTheLightID
    Kementrian Kesehatan Indonesia || telp: (021) 500454

     

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More