Kondisi kebakaran pabrik snack di Dusun Urek- urek, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. (Dok. Damkar Kabupaten Malang)
Kapolsek Pakis, AKP Sunarko Rusbiyanto mengatakan jika kejadian ini terjadi pada dini hari pukul 00.20 WIB. Saat seorang karyawan bernama Wawan (23) mendapat informasi dari warga bahwa terjadi kebakaran di tempat penggorengan.
Saat itu Wawan sedang tidur di gudang bahwa gudang kemudian melapor pada anak pemilik pabrik bernama Noval yang kebetulan juga sedang istirahat di gudang. Setelah melapor, Wawan mengambil Kunci gudang untuk membuka gudang bagian dalam yang sudah terbakar.
"Kemudian sekitar pukul 00.40 WIB para saksi menelepon Damkar Kabupaten Malang. Lalu pada pukul 00.50 WIB, 2 Unit Mobil Damkar tiba di lokasi kebakaran yang selanjutnya melakukan pemadaman," terangnya.
Namun, hingga pukul 03.00 WIB beberapa titik lokasi masih belum bisa dipadamkan. Hal ini karena bangunan antara tempat penggorengan dan tempat penyimpanan bahan mentah berada di tempat yang sama dengan hanya terbatas dengan tembok, sehingga petugas Damkar Kabupaten Malang kesulitan memadamkan api.
Pada pukul 05.05 WIB, petugas menambahkan 2 Unit Mobil Damkar Kabupaten Malang. Ditambah 1 Unit Mobil Damkar Kabupaten Malang lagi pada pukul 05.15 WIB. Sehingga total ada 5 Unit Mobil Damkar Kabupaten Malang yang dikerahkan.
"Pukul 08.15 WIB api mulai padam, tapi Petugas Damkar Kabupaten Malang masih melakukan penyisiran kemungkinan adanya titik api yang masih belum padam. Baru pada pukul 08.30 WIB api benar-benar sudah dipastikan padam," bebernya.