OTT KPK Beruntun di Jatim: 3 Kepala Daerah Kena, Modusnya Itu-itu Lagi

- Tiga kepala daerah di Jawa Timur terjaring OTT KPK antara 2025–2026, menunjukkan pola korupsi berulang seperti suap proyek, jual beli jabatan, dan pemerasan dana CSR.
- Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko disidang atas dugaan suap jabatan, gratifikasi proyek RSUD dr. Harjono, serta penerimaan gratifikasi dari proyek pemerintah daerah.
- Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo ditangkap karena dugaan pemerasan dana CSR, gratifikasi perizinan usaha, serta suap pengelolaan anggaran daerah.
Surabaya, IDN Times - Sebanyak tiga kepala daerah di Jawa Timur (Jatim) terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), usai dilantik pada tahun 2025 hingga April 2026. Fenomena ini memperlihatkan pola korupsi yang berulang, mulai dari suap proyek, jual beli jabatan hingga pemerasan berkedok dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Penangkapan terbaru terjadi pada April 2026 terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menambah daftar kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang tersandung kasus hukum dalam waktu singkat sejak dilantik.
Daftar Kepala Daerah Jatim Kena OTT dan Kasusnya
1. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko
Terjaring OTT KPK pada 7 November 2025 bersama sejumlah pejabat dan pihak swasta. Kasus yang menjeratnya meliputi, dugaan suap pengurusan jabatan di lingkungan Pemkab Ponorogo, suap proyek di RSUD dr. Harjono dan gratifikasi dari proyek pemerintah daerah.
Kini kasus Sugiri sudah masuk ke meja hijau. Dia mulai menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Jumat (10/4/2026) lalu. Dalam sidang tersebut, Sugiri didakwa tiga pasal berlapis atas dugaan suap dan gratifikasi.
2. Wali Kota Madiun, Maidi
Ditangkap dalam OTT pada 19 Januari 2026 bersama belasan orang. Kasus yang menjeratnya meliputi, dugaan pemerasan dana CSR dari pelaku usaha, gratifikasi terkait perizinan usaha (hotel, minimarket, waralaba) dan dugaan penerimaan uang hingga miliaran rupiah.
3. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo
Gatut ditangkap dalam OTT pada 10 April 2026 bersama sejumlah pejabat Pemkab dan anggota DPRD. Kasus yang diduga menjeratnya, dugaan suap proyek dan pengelolaan anggaran daerah. Serta transaksi uang tunai yang diamankan sebagai barang bukti.


















