Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rokhim Maulana (24), warga Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi tewas tengelam. (IDN Times/Istimewa)
  • Tiga pemuda terseret arus Bengawan Solo di Ngawi saat mandi dan saling menolong pada Sabtu sore; dua orang diselamatkan warga.

  • Rokhim Maulana (24) sempat hilang setelah terbawa arus, lalu ditemukan mengambang sekitar 50 meter dari titik awal pada Minggu pukul 06.40 WIB.

  • Tim gabungan melakukan pencarian sejak Sabtu, menghentikannya karena gelap dan medan berbahaya, lalu mengevakuasi jenazah korban yang dipastikan meninggal akibat tenggelam.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ngwi, IDN Times – Niat menolong teman yang terseret arus justru membuat tiga pemuda terseret derasnya aliran Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Dua orang berhasil selamat setelah mendapat pertolongan warga, sedangkan satu pemuda lainnya ditemukan meninggal dunia.

Korban meninggal diketahui bernama Rokhim Maulana (24), warga Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Jasadnya ditemukan mengambang di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Minggu (8/11/2026) sekitar pukul 06.40 WIB.

Petugas gabungan langsung mengevakuasi jasad korban menggunakan perahu. Lokasi penemuan berjarak sekitar 50 meter dari titik awal korban dilaporkan terseret arus.

Petugas Basarnas, Nanang Pujo Prasetiyo, mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan warga yang berada di sekitar sungai. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

"Korban ditemukan pertama kali oleh warga dan kita langsung evakuasi jasad korban," ujarnya.

Peristiwa nahas tersebut bermula pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Rokhim bersama dua rekannya, Ronal (22) dan Rohmat Maulana (24), yang juga warga Desa Pelang Lor, sedang mandi di Sungai Bengawan Solo.

Di tengah aktivitas tersebut, salah satu dari mereka tiba-tiba terseret arus. Mengetahui temannya dalam bahaya, dua pemuda lainnya berusaha memberikan pertolongan. Namun, keduanya justru ikut terseret derasnya aliran sungai.

Beruntung, warga yang sedang berada di kebun sekitar sungai mengetahui kejadian tersebut. Mereka kemudian memberikan pertolongan hingga dua pemuda berhasil diselamatkan. Sementara Rokhim terbawa arus dan dinyatakan hilang.

Kapolsek Kedunggalar, AKP Karno, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, dua korban berhasil diselamatkan warga, sedangkan satu lainnya masih dalam pencarian hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia.

"Korban bertiga mandi. Saat tahu temannya terseret arus, dua lainnya ikut menolong. Namun, mereka juga ikut terseret. Dua temannya berhasil diselamatkan warga," jelasnya.

Upaya pencarian terhadap Rokhim dilakukan petugas gabungan sejak Sabtu sore. Tim sempat melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian, tetapi belum membuahkan hasil.

Pencarian akhirnya dihentikan sementara karena hari mulai gelap dan kondisi medan dinilai membahayakan keselamatan petugas. Operasi pencarian dilanjutkan pada Minggu pagi hingga jasad korban ditemukan mengambang di sungai.

Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke rumah duka. Petugas juga melakukan pemeriksaan luar atau visum di tempat. Korban dipastikan meninggal dunia akibat tenggelam.

Curated For You

Editorial Team

Related Article