Ada Aksi Depan Grahadi, Hindari Jalan Gubernur Suryo, Simak Opsinya!

Aliansi Suroboyo Bergerak menggelar aksi damai “Suroboyo Wani” di Taman Apsari depan Grahadi, Surabaya, pada Minggu 8 November 2026.
Aksi berisi pertunjukan seni, mimbar bebas, instalasi seni, serta penyampaian aspirasi pada kain putih panjang; arus lalu lintas Jalan Gubernur Suryo berpotensi terdampak.
Pengendara disarankan memakai rute Embong Malang, Embong Trengguli-Panglima Sudirman, Simpang Dukuh, atau Genteng Kali, serta mengikuti arahan petugas dan informasi lalu lintas terbaru.
Surabaya, IDN Times - Pengendara yang hendak melintas di kawasan Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, perlu menyiapkan rute alternatif pada Minggu (8/11/2026) sore. Sebab, Aliansi Suroboyo Bergerak (ASAB) menggelar aksi damai bertajuk "Suroboyo Wani" di Taman Apsari, tepat di depan Gedung Negara Grahadi.
Aksi tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi, terutama jika massa memadati kawasan Jalan Gubernur Suryo. Pengendara yang tidak memiliki kepentingan di sekitar Grahadi sebaiknya menghindari ruas jalan tersebut dan memilih jalur lain.
Koordinator Umum ASAB, Rakhmadi mengatakan, aksi akan diisi dengan pertunjukan seni, mimbar bebas, dan instalasi seni. Peserta juga akan menyampaikan aspirasi di atas kain putih panjang sebagai simbol harapan bersama untuk perubahan yang lebih baik.
Bagi pengendara yang hendak menuju kawasan pusat kota, beberapa jalur alternatif yang dapat dipertimbangkan apabila akses Jalan Gubernur Suryo ditutup atau dialihkan, antara lain:
1. Dari Jalan Basuki Rahmat: Pengendara yang hendak menuju Jalan Gubernur Suryo dapat mempertimbangkan jalur Jalan Embong Malang.
2. Dari kawasan Joko Dolog menuju Taman Apsari: Kendaraan dapat diarahkan melalui Jalan Embong Trengguli dan Jalan Panglima Sudirman.
3. Dari Jalan Tunjungan: Pengendara dapat mempertimbangkan Jalan Simpang Dukuh untuk menghindari akses menuju Jalan Gubernur Suryo.
4. Dari Jalan Ketabang Kali dan Jalan Ngemplak: Jika akses menuju Simpang Dukuh dialihkan, pengendara dapat menggunakan Jalan Genteng Kali.
Skema tersebut pernah digunakan dalam rekayasa lalu lintas di sekitar Grahadi pada kegiatan sebelumnya. Namun, pengaturan lalu lintas saat aksi ASAB berlangsung dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan dan arahan petugas kepolisian.
Pengendara atau pengguna jalan, diimbau tidak memaksakan diri melintas di sekitar titik aksi apabila terjadi penutupan jalan. Ikuti petunjuk petugas di lapangan dan pantau informasi lalu lintas terbaru sebelum berangkat.



















