Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mutilasi Istri Siri dan Anak Hebohkan Madiun, Suami Ditangkap Polisi
Ilustrasi. (IDN Times/Riyanto)
  • Polisi menangkap Dwi Bagus Martono, terduga pembunuh Dini Hardiyanti dan anaknya, AGF, di Kota Madiun; pemeriksaan masih berlangsung untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan motif.
  • Dini, warga Bogor, dilaporkan hilang sejak 20 September 2026 dan diketahui berstatus istri siri Bagus sejak 2023. Dugaan kejadian bermula di sebuah hotel di Madiun.
  • Informasi lapangan menyebut korban diduga dimutilasi, dibakar, lalu sisa jasad dibuang ke Sungai Bengawan Madiun. Polisi belum mengonfirmasi detail kronologi, barang bukti, maupun keterlibatan terduga pelaku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kota Madiun, IDN Times – Polisi menangkap Dwi Bagus Martono, terduga pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, Jawa Timur. Pria yang disebut sebagai suami siri Dini itu kini menjalani pemeriksaan untuk mengungkap rangkaian peristiwa serta motif dugaan pembunuhan tersebut.

Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama membenarkan penangkapan Dwi Bagus Martono. Namun, polisi belum membeberkan secara terperinci kronologi kejadian maupun motif di balik dugaan pembunuhan terhadap ibu dan anak tersebut.

"Masih pendalaman, Mas. Baru tertangkap terduganya," kata Rizki, Senin (26/10/2026).

Penanganan kasus ini melibatkan tim Jatanras Polda Jawa Timur. Penyidik masih mendalami informasi dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap peristiwa yang menimpa kedua korban.

Dini diketahui merupakan warga Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Sementara itu, Bagus tercatat sebagai warga Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Adik Dini, Khanza, mengatakan kakaknya telah menjalin hubungan dengan Bagus sejak 2023. Keduanya berstatus sebagai pasangan suami istri siri.

"Statusnya suami (siri), sudah kenal sejak tahun 2023," kata Khanza.

Dini dilaporkan hilang sejak 20 September 2026. Penelusuran atas keberadaannya kemudian mengarah pada dugaan tindak pidana yang menewaskan Dini dan anaknya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan pembunuhan tersebut bermula di Hotel Mataram Baru, Jalan dr Soetomo, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Selasa (20/10/2026).

Saat itu, Bagus, Dini, dan AGF disebut berada di dalam kamar hotel. Diduga terjadi cekcok antara Bagus dan Dini hingga berujung pada dugaan pembunuhan terhadap perempuan berusia 30 tahun tersebut.

Setelah kejadian itu, Bagus diduga membawa jasad Dini menggunakan kantong tidur atau sleeping bag, kemudian meninggalkan hotel bersama AGF.

Bagus selanjutnya disebut membawa anak berusia empat tahun tersebut ke rumahnya di Gang Tentrem, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Di lokasi itu, AGF diduga turut menjadi korban pembunuhan.

Meski demikian, rangkaian kejadian tersebut masih memerlukan konfirmasi dan pendalaman penyidik.

Informasi yang beredar di lapangan menyebutkan, Bagus diduga membeli gergaji dan memesan mesin pencacah sampah dari Kabupaten Gresik. Mesin tersebut dikabarkan tiba di Kota Madiun pada Jumat (23/10/2026).

Sembari menunggu kedatangan mesin, terduga pelaku disebut menyiapkan tungku pembakaran di sebuah rumah di kawasan Jalan Kunir, Kota Madiun.

Kedua korban kemudian diduga dimutilasi dan dibakar. Sisa jasad mereka disebut dibuang ke aliran Sungai Bengawan Madiun.

Namun, hingga kini polisi belum mengungkap secara resmi detail dugaan mutilasi, proses penanganan barang bukti, maupun bukti yang menguatkan keterlibatan terduga pelaku dalam setiap tahapan peristiwa tersebut.

Penyidik mengaku masih mendalami kasus ini untuk memastikan kronologi, motif, serta peran terduga pelaku. Keterangan resmi kepolisian mengenai hasil penyelidikan lebih lanjut masih ditunggu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article