Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cuaca Panas, Damkar Masif Semprot Jalanan Kota Pahlawan

Kota Surabaya
2 min read
Cuaca Panas, Damkar Masif Semprot Jalanan Kota Pahlawan
Pembahasan jalanan di Surabaya untuk meredam panas dan debu. (Dok. Diskominfo Kota Surabaya)
  • DPKP Surabaya mengintensifkan pembasahan jalan saat suhu siang mencapai 38 derajat Celsius, untuk mengurangi debu proyek pembangunan dan menjaga kenyamanan warga.

  • Setiap hari, delapan hingga sepuluh mobil pemadam dikerahkan ke ruas sekitar proyek seperti Tanjungsari, Panjang Jiwo, Lidah Wetan, Dharmahusada, Ahmad Yani, dan Ngagel.

  • Penyiraman dilakukan siang dan malam: siang menyasar area proyek, malam merawat taman pasif jalur protokol, namun penanganan kebakaran tetap menjadi prioritas utama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Cuaca panas belakangan terasa di Kota Surabaya, bahkan suhu tertinggi di siang hari bisa mencapai 38 derajat celsius. Meredam hawa panas, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mengintensifkan pembasahan jalan di berbagai wilayah untuk mengurangi debu dari aktivitas pembangunan sekaligus membantu menjaga kenyamanan masyarakat di tengah cuaca panas menggunakan mobil pemadam kebakasan.

Kegiatan ini menyasar ruas jalan di sekitar proyek pembangunan, terutama pekerjaan drainase dan pemasangan box culvert, dengan lokasi penanganan disesuaikan berdasarkan kondisi serta kebutuhan di lapangan.

Pembasahan jalan dilakukan secara rutin pada siang dan malam hari dengan sasaran berbeda. Pada siang hari, petugas memprioritaskan ruas jalan di sekitar proyek pembangunan yang berpotensi menimbulkan debu. Sementara pada malam hari, penyiraman diarahkan ke sejumlah taman pasif di sepanjang jalur protokol untuk membantu menjaga kondisi tanaman.

Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran DPKP Surabaya, M. Rokhim, mengatakan kegiatan tersebut menjangkau sejumlah wilayah dengan memanfaatkan armada dari pos pemadam kebakaran terdekat. Rata-rata delapan hingga sepuluh unit mobil pemadam dikerahkan setiap hari untuk mendukung pembasahan, dengan mempertimbangkan kebutuhan di lapangan dan laporan masyarakat.

“Pembasahan dilakukan di berbagai wilayah, terutama di sekitar lokasi pengerjaan box culvert dan proyek lainnya yang berpotensi menimbulkan debu. Armada yang dikerahkan menyesuaikan kebutuhan, termasuk berdasarkan laporan warga melalui hotline,” kata Rokhim, Jumat (23/10/2026).

Sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran pembasahan pada siang hari di antaranya Jalan Tanjungsari, Panjang Jiwo, Lidah Wetan, Dharmahusada, Ahmad Yani, hingga kawasan Ngagel. Adapun pada malam hari, petugas menyasar taman-taman pasif di sepanjang jalur protokol sebagai bagian dari pemeliharaan lingkungan perkotaan.

Rokhim menjelaskan, pelaksanaan pembasahan bersifat fleksibel dan tetap mempertimbangkan tugas utama petugas pemadam kebakaran dalam menangani keadaan darurat. Apabila terjadi kebakaran, seluruh sumber daya yang dibutuhkan akan diprioritaskan untuk mendukung proses pemadaman.

“Prioritas utama kami tetap penanganan kebakaran. Setelah tugas pemadaman selesai dan armada kembali mengisi air, petugas dapat melanjutkan pembasahan sesuai pembagian lokasi dan kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More