Mobil Pikap Muat Lele Tabrak Warung di Ngawi, 4 Orang Luka-luka

- Mobil pikap bermuatan ikan lele menabrak warung di Ngawi, 4 orang luka-luka.
- Insiden terjadi saat mobil menyerempet truk dan oleng ke kiri hingga menghantam warung.
- Empat korban termasuk pemilik warung dan pengunjung, sedang ditangani oleh polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Ngawi, IDN Times – Sebuah mobil pikap bermuatan ikan lele hilang kendali hingga menabrak warung di pinggir jalan Desa Dawu, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Akibat kejadian ini, empat orang mengalami luka-luka, termasuk pemilik warung dan seorang pengunjung.
Insiden terjadi saat mobil pikap yang dikemudikan Budi Daryandoko (51), warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, melaju dari arah Desa Klitik menuju Paron. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga menyerempet truk yang tengah terparkir di pinggir jalan.
Setelah menyerempet truk, mobil langsung oleng ke kiri dan menghantam warung yang berada di tepi jalan. Benturan keras membuat bagian depan warung rusak dan sejumlah orang yang berada di dalamnya ikut menjadi korban.
Pemilik warung, Sudarto (56), warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, serta seorang pengunjung mengalami luka akibat tertabrak kendaraan. Keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Paron untuk mendapatkan perawatan.
Tak hanya itu, sopir pikap dan seorang penumpangnya juga mengalami luka akibat benturan saat kecelakaan terjadi. Keempat korban rata-rata mengalami luka di bagian kepala dan tangan. “Serempet truk itu, lalu banting setir ke kiri dan menabrak warung. Empat orang luka dan dibawa ke puskesmas,” ujar Budi Alip, perangkat Desa Dawu.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Harianto, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. “Mobil dari arah timur menyerempet truk yang parkir, kemudian menabrak warung. Empat orang luka, termasuk pemilik warung dan pengunjung. Penyebab pastinya masih kami dalami,” jelasnya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Untuk mengevakuasi kendaraan yang ringsek, polisi juga mengerahkan truk derek. Kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi guna penyelidikan lebih lanjut, termasuk mendalami dugaan kelalaian dan faktor kecepatan kendaraan saat melintas di lokasi kejadian.

















