Menteri PU Janji Tuntaskan Kali Lamong, Flyover Taman Pelangi hingga Tol

- Menteri PU, Dody Hanggodo, komitmen tuntaskan persoalan infrastruktur di Jatim
- Penanganan banjir Kali Lamong dengan normalisasi sungai dan pembangunan pintu air
- Pembangunan flyover Taman Pelangi dan percepatan akses Tol Prosiwangi menjadi fokus utama
Surabaya, IDN Times - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menyatakan komitmennya untuk menuntaskan sejumlah persoalan infrastruktur strategis di Jawa Timur (Jatim). Mulai dari penanganan banjir Kali Lamong, kemacetan di kawasan Bundaran Dolog–Taman Pelangi Surabaya melalui pembangunan flyover, hingga percepatan akses ruas Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi).
Komitmen tersebut disampaikan Dody usai bertemu Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono di Surabaya. Dalam pertemuan tersebut, Dody menyebut ada sejumlah isu krusial yang dibahas untuk diperkuat dukungan dari pemerintah pusat.
“Salah satunya Kali Lamong. Itu tadi disampaikan, nanti akan kita support. Ada beberapa lokasi lain juga yang akan kita dukung,” ujar Dody, Selasa (10/2/2026).
Terkait Kali Lamong yang kerap menjadi langganan banjir, Dody menjelaskan Kementerian PU akan melakukan langkah struktural berupa normalisasi sungai serta pembangunan pintu air. Penanganan ini akan dikolaborasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo karena berkaitan langsung dengan sistem aliran sungai.
“Nanti ada pintu air, normalisasi sungai. Harapannya, saat debit air tinggi, pintu air bisa dibuka untuk mengalirkan ke Bengawan Solo,” katanya. Ia memastikan koordinasi teknis akan segera dilakukan antara kepala balai dan dinas terkait di Jatim untuk merumuskan detail pelaksanaan di lapangan.
Selain banjir, persoalan kemacetan di Surabaya juga menjadi perhatian. Salah satunya di kawasan Bundaran Dolog–Taman Pelangi yang direncanakan dibangun flyover. Dody menyebut proyek tersebut tinggal menunggu penyempurnaan desain teknis atau detail engineering design (DED). “Kita upayakan secepat-cepatnya. Tinggal finalisasi DED, desainnya disusun bersama agar sesuai dengan lingkungan dan karakter Jawa Timur,” kata Dody.
Dody juga menyinggung progres pembangunan Tol Prosiwangi. Ia menargetkan ruas tol tersebut dapat diselesaikan secara bertahap hingga tahun 2028. “Harapan saya 2028 selesai, sementara sampai Situbondo dulu,” pungkasnya.


















