Mobil Pikap di Pasuruan Hancur Usai Ditabrak Kereta Api

Pasuruan, IDN Times - Sebuah mobil pikap bermuatan pasir hancur berkeping-keping di perlintasan kereta api Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan pada Kamis (19/10/2023). Mobil pikap berwarna biru ini hancur usai ditabrak Kereta Api Penataran yang melaju dari Surabaya menuju Blitar.
Hingga saat ini, bangkai kendaraan belum dievakuasi. Pasalnya diperlukan alat berat karena kondisi kendaraan hancur menjadi dua bagian.
1. Polisi beberkan kronologi kejadian kecelakaan di perlintasan kereta api

Kapolsek Sukorejo AKP Safiudin menceritakan jika kejadian ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, mobil pikap dengan nomor polisi N 9544 TB yang dikendarai Nurwanto (33) warga Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan sedang melintasi perlintasan kereta api tanpa palang di desanya. Saat kejadian, Nurwanto ternyata tidak mendengar ada kereta api yang melintas.
"Saat kejadian, sopir tidak mendengar atau mengetahui ada kereta api yang akan melintas. Sopir baru sadar ketika sudah setengah jalan melewati perlintasan, sehingga tidak sempat untuk menghindar," terangnya saat dikonfirmasi pada Kamis (19/10/2023).
Saifudin mengatakan jika kereta api menabrak bagian belakang pikap. Membuat mobil ini terpental sejauh 5 meter dan kemudian hancur menjadi 2 bagian.
2. Sopir pikap selamat dari kejadian kecelakaan ini

Meskipun kondisi kendaraan pikap hancur, Nurwanto ternyata selamat dari kecelakaan ini. Ia juga tidak mengalami luka serius dan hanya mengalami luka memar.
"Korban selamat dan tidka mengalami luka serius. Hanya mengalami luka memar di bagian dahi, kepala, dan kaki," ujarnya.
Setelah kejadian, Nurwanto langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. Ini dilakukan juga untuk mengecek apakah ada luka dalam pada tubuhnya usai kecelakaan.
3. Akibat kejadian ini, Kereta Api Penataran mengalami keterlambatan

Akibat kejadian ini, Kereta Api Penataran Surabaya-Blitar mengalami keterlambatan karena kereta perlu dilakukan pengecekan setelah kecelakaan. Diketahui jika kereta api yang terlibat kecelakaan hanya mengalami lecet di bagian moncong.
Akan tetapi, akibat kereta berhenti cukup lama membuat sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan. Keterlambatan terjadi terutama pada perjalanan dari arah Surabaya menuju Blitar.
Namun, kini perjalanan kereta api sudah berjalan normal kembali. Karena tidak kerusakan fatal pada kereta api sehingga bisa melanjutkan perjalanan dengan biasa.
















