Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Miris! Kelangkaan Biosolar Berlanjut, Pemprov Minta Pasokan Dipercepat

Miris! Kelangkaan Biosolar Berlanjut, Pemprov Minta Pasokan Dipercepat
Petugas Pertamina mengatur penyaluran BBM. (Dok. Pertamina)
Intinya Sih
  • Kelangkaan Biosolar masih terjadi di Jawa Timur meski pasokan telah ditambah, menyebabkan antrean panjang di SPBU dan kesulitan bagi sopir angkutan barang serta pengguna kendaraan diesel.
  • Ketua Organda Jatim menyebut distribusi Biosolar ke SPBU jalur logistik belum mencukupi kebutuhan, sehingga pasokan cepat habis dan aktivitas angkutan barang ikut terganggu.
  • Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak memastikan Pemprov berkoordinasi dengan Pertamina untuk mempercepat distribusi, menambah armada tangki, dan memprioritaskan pasokan ke area vital seperti pelabuhan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Biosolar masih membayangi Jawa Timur. Meski Pertamina mengklaim telah menambah pasokan, sopir angkutan barang hingga pengendara kendaraan diesel masih kesulitan memperoleh solar di sejumlah SPBU, terutama di jalur logistik.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Timur, Firmansyah Mustafa mengatakan, hingga Minggu (28/6/2026), pasokan Biosolar di lapangan masih sangat terbatas. Kondisi tersebut membuat antrean panjang di SPBU belum sepenuhnya terurai.

"Sampai hari Minggu ini, sulit sekali mencari SPBU yang tersedia solarnya," ujar Firmansyah.

Menurutnya, distribusi Biosolar ke SPBU, khususnya yang berada di jalur logistik, masih jauh dari kebutuhan. Pasokan yang datang pun cepat habis karena tingginya permintaan. "Ada sedikit sekali pasokan solar. Begitu datang, tidak berapa lama sudah habis lagi," katanya.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas angkutan barang. Sejumlah armada memilih menunggu di SPBU dibanding beroperasi tanpa kepastian mendapatkan bahan bakar di perjalanan.

Keluhan serupa disampaikan pengendara mobil diesel asal Sedati, Sidoarjo, Samsul Arifin. Ia mengaku harus berkeliling ke sejumlah SPBU di Surabaya karena seluruh stok Biosolar dinyatakan habis.

"Saya dari Waru terus ke Surabaya kosong. Ternyata dapat info di SPBU Juanda dekat rumah malah ada solar. Yang kosong malah Pertalite," ujarnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak mengakui masih terjadi kelangkaan Biosolar di sejumlah daerah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, kata dia, terus berkoordinasi dengan Pertamina agar distribusi dapat dipercepat.

"Dinas ESDM komunikasi intensif dengan Pertamina. Kuota untuk Jatim sebenarnya sudah dinaikkan dibanding tahun lalu. Untuk merespons lonjakan, tambahan armada tangki dimobilisasi dengan prioritas ke area vital seperti akses pelabuhan. Kita terus pantau perkembangannya dari hari ke hari," kata Emil.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More