Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menteri Basuki Jemur CPNS Kementerian di Lapangan, "Tak Boleh Lembek"

Kota Surabaya
Menteri Basuki Jemur CPNS Kementerian di Lapangan, "Tak Boleh Lembek"
IDN Times/Fitria Madia
Share Article

Surabaya, IDN Times - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, berpesan dihadapan millennials untuk tidak lembek. Ia menegaskan hal ini saat menjadi salah satu pembicara dalam Millennials Fest, di Surabaya Town Square, Sabtu (8/12).

  1. 1. Dunia akan keras kalau kita lembek

    IDN Times/Fitria Madia
    IDN Times/Fitria Madia

    Basuki menegaskan bahwa apabila millennials lembek, maka dunia akan semakin keras. Oleh karena itu, ia berpesan agar millenials dapat menjadi generasi tangguh untuk menghadapi dunia.

    "Ada yang bilang kalau kita lihat dunia ini keras berarti kita lembek. Tapi kalo kita keras, kita lihat dunia lembek. Makanya millennials gak boleh lembek!" tegas Basuki di sela-sela materinya.

  2. 2. Ia kerap mendidik pegawainya menjadi 'keras'

    IDN Times/Fitria Madia
    IDN Times/Fitria Madia

    Ia bercerita, prinsip tersebut diterapkannya pada para CPNS Kementrian PUPR. Mereka akan mengikuti banyak kegiatan dengan jadwal yang padat di ruangan terbuka.

    "Saya jemur dia di lapangan, tidak boleh di kantor. Harus kuat, karena persaingan ke depan jauh lebih ketat, lebih keras," pesan Basuki.

  3. 3. Pemuda boleh demo

    IDN Times/Fitria Madia
    IDN Times/Fitria Madia

    Ia juga mendukung apabila millennials tetap menempuh demonstrasi sebagai cara penyampaian apresiasi. Namun, Basuki berpesan bahwa demo yang dilakukan harus bertanggung jawab.

    "Demo boleh, tapi harus konsisten. Harus tanggung jawab dengan omongannya dan tidak anarkis. Saya dulu juga sukanya demo," aku Basuki diikuti gelak tawa.

  4. 4. Millennials masa kini dapat lebih baik darinya

    IDN Times/Fitria Madia
    IDN Times/Fitria Madia

    Dengan didikan yang tepat, Basuki percaya generasi millennials dapat menjadi lebih baik dari dirinya sekarang. Hal ini didukung dengan segala fasilitas dan akses informasi yang lebih baik dari jamannya dulu.

    "Saya yakin mereka kualitas intelektual itu bagus mungkin lebih baik daripada saya waktu remaja karena fasilitas tersedia semua informasi semua ada gizi juga lebih baik. Hanya satu yang mungkin mereka kehilangan, akhlakul karimah," tutup Basuki.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More