Surabaya, IDN Times - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, melantik 23 Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya pada Jumat (17/4/2026). Salah satu petugas haji yang turut dilantik adalah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Khofifah dilantik sebagai Ketua PPIH Embarkasi Surabaya. Dalam prosesi pelantikan, ia terlihat mengenakan rompi petugas haji berwarna krem lengkap dengan kartu identitas.
Irfan mengatakan, meski pelantikan baru dilakukan hari ini, seluruh petugas sebenarnya telah bekerja jauh-jauh hari. Mereka bertugas memastikan kesiapan jemaah, termasuk kelengkapan dokumen.
“Pelantikan memang baru hari ini, tetapi mereka sudah bekerja sejak jauh sebelumnya. Alhamdulillah, semuanya sudah siap, terutama terkait dokumen-dokumen yang diperlukan,” ujarnya di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (17/4/2026).
Ia juga mengapresiasi kerja keras para petugas dalam mempersiapkan keberangkatan jemaah haji musim 2026. Hal itu, menurutnya, tercermin dari telah terbitnya seluruh visa jemaah.
“Semua visa jemaah haji kita sudah terbit. Artinya, kerja keras mereka sudah membuahkan hasil,” katanya.
Sementara itu, Khofifah menyampaikan bahwa setiap tahun dirinya memang ditunjuk sebagai Ketua PPIH. Namun, baru tahun ini ia secara resmi dilantik dan mengenakan atribut petugas.
“Selama ini koordinasi tetap berjalan. Kebetulan hari ini dilantik sebagai koordinator BPH. Biasanya tidak melalui pelantikan. Untuk pemberangkatan, saya juga cukup sering hadir,” ujarnya.
