Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mayat Pria Ditemukan di Bawah Tol Waru-Juanda, Polisi: Tak Ada Luka

Mayat Pria Ditemukan di Bawah Tol Waru-Juanda, Polisi: Tak Ada Luka
Petugas saat mengevakuasi pria ditemukan tewas di bawah tol Surabaya. (Dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • Seorang pria berinisial YA (55) ditemukan meninggal di bawah Tol Waru-Juanda Surabaya tanpa tanda kekerasan, dengan mulut mengeluarkan cairan.
  • Mayat pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan yang awalnya mengira korban sedang tidur, lalu melapor setelah melihat korban tidak bergerak.
  • Polisi menyebut korban diduga sudah meninggal sekitar delapan jam sebelum ditemukan dan masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di bawah Tol Waru-Juanda, Siwalankerto, Wonocolo Surabaya, Senin (13/4/2026). Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada korban, tetapi mulut korban mengeluarkan cairan.

Pria tersebut diketahui berinisial YA (55). Dia merupakan warga Bratang Gede II, Surabaya.

Mayatnya pertama kali ditemukan oleh seorang petugas kebersihan jalan tol. Saat itu, petugas hendak kencing tiba-tiba dikejutkan dengan seseorang yang tergeletak di bawah tol.

Awalnya petugas mengira itu hanya orang tidur. Tetapi, setelah dilihat perutnya tidak bergerak. Petugas kemudian melapor ke kantor.

Usai dilakukan pengecekan, pria tersebut ternyata meninggal dunia. Tak lama Polsek Wonocolo dan Polrestabes Surabaya pun datang untuk melakukan olah TKP.

Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Ipda Abdul Rohim mengatakan, korban diduga sudah meninggal selama 8 jam. Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya kekerasan pada tubuh korban.

"Sementara belum ada (luka-luka). Nanti nunggu hasil visumnya dari dokter untuk mengetahui penyebab kematian," ucapnya, Selasa (14/4/2026).

Rohim menuturkan, saat ditemukan korban kondisi tergeletak di bawah jembatan tol. Korban juga memakai kaos warna hitam lengan pendek dan celana pendek.

"Dari keterangan warga korban sering ke sini sama temannya cangkruk. Jadi dia sering nongkrong aja. Nanti kita periksa saksi yang melihat," jelas dia.

Meski tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, Rohim menyebut mulut korban mengeluarkan cairan air. Belum diketahui apa cairan tersebut.

"Nanti kita hubungi keluarganya apakah punya riwayat sakit atau bagaimana. Sementara kalau (mengonsumsi) miras nggak ada," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More