Proses evakuasi mahasiswa UB meninggal di Gunung Arjuno. (Dok. Humas Tahura Raden Soerjo)
Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat UPT Tahura (Tahura) Raden Soerjo, Ajat Sudrajat mengungkap jika Yodeka mulai menaiki Gunung Arjuno pada Jumat (18/8/2023). Rombongan ini berisikan 7 orang mahasiswa UB, termasuk Yodeka di dalamnya. Mereka melakukan pendakian melalui Pos Pendakian di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Saat sampai di pos 2, korban sudah menunjukkan gejala kurang sehat pada tubuhnya. Korban menunjukkan tanda-tanda seperti wajah pucat hingga tubuh menggigil kedinginan. Ini membuat rombongan ini akhirnya mendirikan tenda di pos 2.
Korban akhirnya ditinggalkan 5 kawannya di pos 2, dengan 1 orang yang menemaninya di pos 1. Kelima kawannya tadi melanjutkan perjalanan untuk mencapai puncak Gunung Arjuno.
"Jadi ketujuh mahasiswa UB ini naiknya dari Kota Batu, kemudian saat sampai pos dua korban ditinggal sama satu temannya, sementara yang lima temannya melanjutkan perjalanan," terang Ajat saat dikonfirmasi pada Senin (21/8/2023).