Langkah Pemkot Surabaya Atasi Minyak Goreng Langka

Surabaya, IDN Times - Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan Kota Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos mengklaim bahwa minyak goreng sudah mulai ada di pasaran. Hal ini karena Pemerintah kota telah melakukan distribusi minyak di sejumlah pasar di Surabaya.
1. 1.200 liter digelontorkan setiap hari

Yos menuturkan bahwa keberadaan minyak di pasaran ini dibantu oleh Pemerintah Kota Surabaya. Sejak tanggal 14 Februari 2022, rata-rata minyak yang didistribusikan adalah 1.200 liter.
"Yang kami lakukan adalah (mendistribusikan) minyak goreng kemasan, satu literan maupun dua literan," ungkap Yos, Jumat (4/3/2022).
Segmentasi operasi minyak goreng yang ia lakukan adalah di Kecamatan, Kelurahan dan RW. Sementara minyak goreng curah adalah dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat yang langsung turun ke pasar-pasar.
"Itu sudah mulai pertengahan Februari," ucap Yos.
2. Ketersediaan minyak dibantu Pemerintah pusat dan Provinsi

Ia menuturkan bahwa ketersediaan minyak goreng di Surabaya juga dibantu Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pemerintah pusat dan pemerintah provinsi membantu pendistribusian minyak goreng curah.
"Dari teman-teman Kementerian Perdagangan maupun Provinsi Dinas Perdagangan itu sudah memberikan minyak goreng curah, beberapa titik kita sudah lakukan di pasar," jelas Yos.
3. Minyak di supermarket ada

Saat ditanya soal ketersediaan minyak goreng di supermarket dan minimarket, Yos menuturkan bahwa ketersediaannya ada. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) untuk ketersediaan minyak di minimarket dan supermarket.
"Kalau supermarket itu ada saya koordinasi dengan teman-teman Aprindo ada," tandasnya.



















