Magetan, IDN Times – Peristiwa pohon tumbang kembali memakan korban jiwa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kali ini pohon trembesi berukuran besar roboh dan menimpa pengendara sepeda motor di Jalan Raya Maospati–Ngawi, tepatnya di Desa Bayemtaman, Kecamatan Kartoharjo, Minggu (8/3/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan satu anak meninggal dunia dan dua orang lainnya luka-luka.
Lagi, Pohon Tumbang di Magetan Makan Korban Jiwa, Anak 10 Tahun Tewas

Intinya sih...
Kejadian terungkap oleh penjaga sekolah
Pelaku masuk lewat jendela, CCTV mati 3 bulan
Polisi duga pelaku lebih dari satu orang
1. Motor ditumpangi tiga orang tertimpa pohon
Berdasarkan keterangan saksi mata, Arifudin, saat kejadian sepeda motor yang ditumpangi tiga orang melaju dari arah selatan menuju utara. Namun ketika melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba angin kencang menerjang dan merobohkan pohon trembesi di tepi jalan.
“Motor itu dinaiki tiga orang dari arah selatan. Saat sampai di lokasi tiba-tiba ada angin kencang, lalu pohon langsung roboh dan menimpa mereka,” ujarnya.
Dahan pohon yang cukup besar menghantam pengendara dan penumpang motor hingga mereka terjatuh di jalan.
2. Anak 10 tahun meninggal dunia
Akibat tertimpa dahan pohon, seorang anak yang menjadi penumpang sepeda motor meninggal dunia karena mengalami luka parah di bagian kepala.
Korban diketahui bernama Artha Rizky Rajendra (10), warga Kecamatan Geneng. Sementara dua korban lainnya yakni Agus Tri Antoko (36) dan Supriyani (36) yang merupakan orang tua korban mengalami luka-luka.
Keduanya sempat mendapatkan penanganan di Puskesmas Karangrejo sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk perawatan lebih lanjut.
3. Pohon sempat tutup total jalan nasional
Petugas BPBD Magetan yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan pohon yang tumbang.
Salah satu petugas BPBD Magetan, Sudarsono, mengatakan pohon yang roboh sempat menutup total badan jalan nasional Maospati–Ngawi.
“Petugas bersama warga kemudian melakukan pemotongan dan pembersihan batang serta dahan pohon,” jelasnya.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Setelah pohon berhasil disingkirkan, arus lalu lintas di jalur tersebut kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.