Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Keseruan Lansia  di Surabaya Larut dalam Lomba Agustusan
Keseruan lomba makan kerupuk (IDN Times/Sifa Aulia)

Surabaya, IDN Times - Lomba 17 Agustus 2024 di UPTD Griya Werdha, Jambangan Surabaya selalu menjadi momen yang dinantikan oleh para lansia. Setiap tahunnya, berbagai lomba seperti makan kerupuk, kempit bola, balon berpasangan, dan cantol topi diadakan untuk merayakan Kemerdekaan Indonesia.

Meski usia mereka sudah lanjut, semangat para lansia untuk berpartisipasi dalam lomba itu tetap tinggi. Lomba Agustusan tidak sekadar menjadi sarana untuk menyemarakkan hari kemerdekaan, tetapi juga sarana melepas kergembiraan bersama sesama mereka.

Pantauan IDN Times di lapangan, para lansia itu terlihat sangat gembira dan terbahak-bahak. Apalagi saat lomba makan kerupuk, mereka terlihat kesulitan karena gigi ompong. Namun, hal ini justru menambah keseruan lomba. 

Selain itu, para lansia tersebut juga diajak untuk joget bersama. Hal ini membuat kegiatan semakin seru. Simak yuk, liputannya.

1. Antusiasme lansia dalam perlombaan

Antusiasme lansia dalam lomba (IDN Times/Sifa Aulia)

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Hilda Fairuz Rochmi, menyampaikan selain mengikuti lomba, para lansia juga mengikuti upacara peringatan HUT RI Ke-79. Kegiatan tersebut untuk mengingatkan mereka akan makna penting dari hari kemerdekaan.

"Setiap tahunnya, para lansia sangat antusias mengikuti lomba kemerdekaan. Meskipun usia mereka sudah lanjut, semangat mereka tidak pernah pudar, terutama saat pagi hari, ketika energi mereka masih penuh," ujarnya. 

Ia juga menambahkan bahwa lomba ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para lansia. "Jangankan pagi hari, bahkan di siang hari saat mereka mungkin mulai merasa lelah, semangat mereka tetap terlihat. Ini menjadi bukti bahwa lomba-lomba ini sangat berarti bagi mereka," ujar Hilda ditemui IDN Times pada Rabu (14/08/2024) di Jambangan, Surabaya.

2. Rutinitas harian lansia

Para lansia menikmati perlombaan (IDN Times/Sifa Aulia)

Para lansia di UPTD Griya Werdha Jambangan memiliki rutinitas harian yang teratur, seperti senam setiap pagi dan jalan-jalan keluar pada minggu kedua setiap bulan. Namun, lomba 17 Agustus memberikan suasana yang berbeda dari kegiatan sehari-hari mereka. 

"Sebenarnya setiap hari ada senam dan minggu kedua ada jalan-jalan, tapi kegiatan lomba 17 Agustus ini berbeda dan penting bagi mereka untuk menyemarakkan hari kemerdekaan dan mengingat masa lalu," jelas Hilda. 

3. Sebagai momen spesial di hari Kemerdekaan

Keseruan lomba capit topi (IDN Times/Sifa Aulia)

Beragam lomba ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi momen spesial. Sebab, kegiatan tersebut memberikan kebahagiaan tersendiri di usia muda. Dia menjelaskan mayoritas lansia di UPTD Jambangan berasal dari keluarga yang kurang mampu. Keluarga mereka tidak dapat mengurus, sehingga lansia-lansia tersebut tinggal di UPTD. 

"Mereka yang tinggal di sini mayoritas adalah lansia yang terlantar. Meskipun memiliki keluarga, mereka berasal dari keluarga miskin yang tidak mampu untuk merawat mereka," katanya. 

"Sebenarnya, yang terbaik adalah mereka berada di keluarga, tapi ketika keluarganya tidak mampu untuk merawat, negara hadir di sini," tambahnya.

Sebagian besar dari mereka memerlukan bantuan dalam aktivitas sehari-hari, meski ada juga yang masih cukup mandiri. "Ada sekitar 173, dan 40 lansia yang sepenuhnya memerlukan bantuan, bahkan saat mereka di tempat tidur. Ada juga yang parsial, yang masih bisa mandiri dengan sedikit bantuan," jelasnya.

4. Harapan dan kesan Kemerdekaan

Potret Suharjono makan kerupuk (IDN Times/Sifa Aulia)

Sementara itu, Suharjono (73), salah satu penghuni UPTD Jambangan, merasa bangga masih bisa merayakan kemerdekaan Indonesia yang ke-79 tahun ini. Ia berharap, Indonesia akan semakin baik di usai yang akan menginjak kepala delapan. 

"Saya merasa bangga karena di usia saya yang sudah lanjut, saya masih bisa ikut merayakan kemerdekaan Indonesia. Harapan saya, negara kita tetap maju dan terus memberikan perhatian kepada kami, para lansia," ungkapnya.

Menurutnya, lomba-lomba yang diadakan memberikan rasa kebahagiaan tersendiri. Kegiatan tersebut mengingatkannya saat masih muda. "Lomba ini mengingatkan saya pada masa muda, di mana semangat kebersamaan dan keceriaan begitu terasa," tutup Suharjono.

Dengan semangat yang tidak pernah pudar, para lansia di UPTD Jambangan menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk merayakan kemerdekaan dan menikmati kebersamaan. Kegiatan lomba 17 Agustus ini tidak hanya memperkuat rasa nasionalisme, tetapi juga membawa kebahagiaan dan kenangan berharga bagi mereka. Semoga setiap perayaan kemerdekaan dapat terus memberikan kebahagiaan dan makna mendalam bagi semua masyarakat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article