Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Karhutla Jatim Tembus 10.835 Ha, Anggaran Kehutanan Terserap Segini
Press Conference dan Press Release ALCo Regional Jawa Timur. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • Karhutla di Jawa Timur mencapai 10.835 hektare sepanjang Januari hingga 14 Oktober 2026, melampaui 2025 dan menyumbang 5,36 persen dari total nasional 202.010 hektare.

  • Anggaran pengelolaan hutan berkelanjutan untuk satuan kerja Kementerian Kehutanan di Jatim pada 2026 dialokasikan Rp91,57 miliar, naik 88,95 persen secara tahunan.

  • Meski alokasi tertinggi dalam enam tahun, penyerapan anggaran baru 34,47 persen; DJPb Jatim meminta percepatan untuk mendukung pencegahan dan penanganan karhutla.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2026

Alokasi anggaran bagi satuan kerja Kementerian Kehutanan di Jawa Timur mencapai Rp91,57 miliar. Penyerapan anggaran tercatat 34,47 persen.

Januari hingga 14 Oktober 2026

Karhutla di Jawa Timur meluas hingga 10.835 hektare, menyumbang 5,36 persen dari total nasional.

27 Oktober 2026

Saiful Islam menyatakan penyerapan anggaran kehutanan perlu dipercepat untuk mendukung pencegahan dan penanganan karhutla.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kebakaran hutan dan lahan di Jawa Timur mencapai 10.835 hektare sepanjang Januari hingga 14 Oktober 2026, sementara realisasi anggaran kehutanan baru 34,47 persen dari pagu Rp91,57 miliar.
  • Who?
    Kementerian Kehutanan, satuan kerjanya di Jawa Timur, serta Kepala Kanwil DJPb Kementerian Keuangan Jawa Timur Saiful Islam terlibat dalam penyampaian data anggaran dan penanganan karhutla.
  • Where?
    Kebakaran terjadi di wilayah Jawa Timur. Data anggaran disampaikan Saiful Islam dalam konferensi pers ALCo Regional Jawa Timur di Surabaya.
  • When?
    Luasan karhutla dihitung dari Januari hingga 14 Oktober 2026. Saiful Islam menyampaikan data tersebut pada Selasa, 27 Oktober 2026.
  • Why?
    Percepatan penyerapan anggaran diperlukan untuk mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan serta upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
  • How?
    Anggaran kehutanan dialokasikan Rp91,57 miliar pada 2026, meningkat 88,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga saat ini, realisasi penyerapan mencapai 34,47 persen dan perlu diakselerasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hutan dan tanah di Jawa Timur terbakar sampai 10.835 hektare dari Januari sampai 14 Oktober 2026. Ini lebih luas dari tahun lalu. Pemerintah memberi uang Rp91,57 miliar untuk menjaga hutan. Tapi baru 34,47 persen uang itu dipakai. Saiful Islam bilang pemakaian uang perlu lebih cepat agar kebakaran bisa dicegah dan ditangani.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Peningkatan alokasi kehutanan Jawa Timur hingga Rp91,57 miliar, tertinggi dalam enam tahun terakhir, menunjukkan tersedianya dukungan fiskal yang jauh lebih besar bagi pengelolaan hutan berkelanjutan. Di tengah luasnya karhutla, anggaran tersebut menyediakan ruang pendanaan untuk memperkuat pencegahan dan penanganan, sementara realisasi yang masih berjalan mencerminkan adanya sumber daya yang telah dialokasikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jawa Timur (Jatim) meluas hingga 10.835 hektare sepanjang Januari hingga 14 Oktober 2026. Luasan ini lebih besar dibandingkan tahun 2025 dan menyumbang 5,36 persen dari total karhutla nasional yang mencapai 202.010 hektare.

Di tengah ancaman kebakaran, realisasi anggaran untuk mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan di Jatim masih rendah. Dari total alokasi Rp91,57 miliar bagi satuan kerja Kementerian Kehutanan di Jatim pada 2026, penyerapan anggaran baru mencapai 34,47 persen.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur, Saiful Islam mengungkapkan, alokasi anggaran kehutanan tahun ini meningkat 88,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Nilai tersebut juga menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir.

“Untuk mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan, alokasi anggaran pada satuan kerja Kementerian Kehutanan di Jawa Timur meningkat menjadi Rp91,57 miliar, tumbuh 88,95 persen dan merupakan alokasi tertinggi dalam enam tahun terakhir,” ujar Saiful dalam Press Conference dan Press Release ALCo Regional Jawa Timur, Selasa (27/10/2026).

Namun, besarnya alokasi anggaran belum diikuti penyerapan yang optimal. Saiful menyebut realisasi anggaran masih 34,47 persen dari pagu sehingga perlu dipercepat untuk menunjang upaya pencegahan dan penanganan Karhutla. “Realisasi anggaran masih mencapai 34,47 persen dari pagu sehingga perlu diakselerasi untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article