Jenazah Polisi yang Dibakar Istrinya Dimakamkan di Jombang

Jombang, IDN Times - Jenazah Briptu Rian Dwi Wicaksono yang meninggal diduga akibat dibakar istrinya Briptu Fadhilatun Nikmah dimakamkan di tempat pemakaman umum desa Sumberejo Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang, Minggu (9/6/2024) sore.
Pantauan IDN Times, jenazah polisi kelahiran 1997 itu perjalanan dari rumah sakit di Mojokerto tiba di rumah duka sekitar pukul 16.00 WIB. Setiba di rumah duka disambut keluarga, rekan dinas serta puluhan personel Polres Jombang dan juga warga setempat yang melayat. Di rumah duka tersebut dilakukan upacara pelepasan dipimpin Kabaops Polres Jombang Kompol Bambang Setyobudi.
1. Jenazah dimakamkan di TPU Desa Sumberejo

Saat upacara, pihak keluarga menyerahkan jenazah untuk dimakamkan secara kepolisian. Tak berselang lama, jenazah dibawa ke makam yang berjarak beberapa meter dari rumah duka. Pemakaman dilakukan secara kepolisian disaksikan warga yang melayat dan pihak keluarga. Terlihat kesedihan dari beberapa perempuan termasuk adik almarhum menangis sesenggukan.
Pada kesempatan itu, dibacakan riwayat singkat Briptu Rian. Disampaikan Briptu Rian lahir di Jombang 27 April 1997 putra pasangan Haryono dan Sri Mulyaningsih. Briptu Rian pendidikan Bintara tahun 2016 dan Jabatan terakhir Banit Satsamapta Polres Jombang.
"Bapak Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi menyampaikan duka cita atas meninggalnya Briptu Rian. Mohon doanya semoga almarhum husnul khotimah," kata Kasihumas Polres Jombang Iptu Kasnasin kepada IDN Times di lokasi pemakaman.
2. Keluarga tidak memberikan statemen

Meski diwarnai kesedihan, pemakaman polisi yang meninggal tragis dengan luka bakar 96 persen itu berlangsung lancar hingga petang menjelang magrib. Usai pemakaman, sejumlah pejabat dan anggota Polres Jombang termasuk ada juga Waka Polres Mojokerto Kota Kompol Supriono ke rumah duka. Pihak keluarga korban enggan memberikan statemen kepada wartawan.
"Maaf saya tidak bisa memberikan statemen, terima kasih," ucap Ninik, bude korban di rumah duka usai pemakaman.
3. Polres Mojokerto Kota Ikut Berduka Cita

Sementara itu, Waka Polres Mojokerto Kompol Supriono mengungkapkan bahwa pihaknya ikut berduka cita atas meninggalnya Briptu Rian. Bentuk duka itu dengan takziah ke rumah duka dan juga mengikuti proses pemakaman.
"Yang pasti kita turut berduka cita semua atas meninggalnya Briptu Rian ini. Maka kami dari polres Mojokerto hadir ke sini untuk pemakaman. Kita ikut bela sungkawa agar keluarga tetap diberikan ketabahan dan keikhlasan atas meninggalnya Briptu Rian," ujarnya.
Briptu Rian meninggal dengan luka bakar 96 persen setelah sehari menjalani perawatan di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Dia diduga dibakar istrinya Polwan Polres Mojokerto Briptu Fadhilatun Nikmah di Asrama Polisi Mojokerto.
"Seperti tadi yang sudah disampaikan bapak Kapolres, untuk terduga pelaku saat ini sudah ditangani oleh Polda Jatim," tandas Supriono.

















