Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Isu Sandiaga Uno Gabung PPP, Pernah Diisukan Calon Ketum

Isu Sandiaga Uno Gabung PPP, Pernah Diisukan Calon Ketum
Sandiaga Uno saat blusukan ke masyarakat. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno sedang hangat dikaitkan dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sandi--sapaan karibnya- bahkan disebut akan merapat ke partai berlambang kakbah ini.

DPW PPP Jawa Timur (Jatim) tidak heran jika Sandi bergabung dengan PPP. Pasalnya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini pernah digadang-gadang menjadi Ketua Umum (Ketum) PPP. Fakta ini dibeberkan Wakil Ketua DPW PPP Jatim Mujahid Ansori.

"Pak Sandiaga kan termasuk orang yang diisukan kuat calon ketua. Tapi terhambat AD/ART belum jadi kader pengurus, jadi ada hambatan. Tapi saat itu cukup kuat, jadi tidak asing beliau dengan PPP," ujarnya, Senin (2/1/2023).

Jika nantinya Sandi bergabung dengan PPP, Mujahid menjamin kalau para kader partai akan menyambut hangat. Seperti halnya Ketua DPW PPP Jatim, Mundjidah Wahab yang seolah membukakan pintu untuk Sandiaga melakukan silaturahmi ke pondok pesantren di Jatim khususnya yang berafiliasi PPP.

"Bu Mun (Mundjidah) itu welcome sekali dengan Pak Sandiaga seperti bukan orang asing. Monggo kalau mau ke pesantren Itu kan kode kuat, dari Bu Mun," kata dia.

Tidak menutup kemungkinan, sambung Mujahid, bila Sandi gabung dengan PPP akan diusung sebagai Calon Presiden (Capres) atau Calon Wakil Presiden (Cawapres). Pak Sandiaga kan juga masuk usulan 10 nama capres yang direkom PPP Jatim dan di daerah lain juga," ucapnya.

"Peluang diusung capres-cawapres, ini sebenarnya simbiosis mutualisme. PPP diuntungkan adanya Pak Sandiaga, beliau juga diuntungkan masuk PPP," pungkas dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar Syahlillah
EditorArdiansyah Fajar Syahlillah

Latest News Jawa Timur

See More

3 Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Masih Tertahan di Arab Saudi

06 Jun 2026, 14:57 WIBNews