Sumenep, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan transportasi non-bahan bakar minyak (BBM) setiap hari Jumat. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2026 tentang Penghematan Bahan Bakar Minyak di lingkungan Pemkab Sumenep.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan dalam edarannya, kebijakan tersebut merupakan langkah konkret pengendalian konsumsi energi di tengah dinamika global yang berdampak pada pasokan dan harga energi.
Dalam aturan tersebut, ASN didorong berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan moda transportasi lain yang tidak menggunakan BBM setiap hari Jumat, mulai 3 April 2026.
Meski demikian, Pemkab Sumenep memberikan pengecualian bagi ASN dengan kondisi tertentu. Di antaranya pegawai yang memiliki jarak tempat tinggal lebih dari 5 kilometer dari kantor serta kondisi mendesak yang tidak memungkinkan menggunakan transportasi non-BBM.
Selain itu, kebijakan ini tidak berlaku bagi layanan publik yang bersifat esensial seperti sektor kesehatan dan unit kerja yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Bupati yang akrab disapa Fauzi itu juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah untuk mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut di masing-masing unit kerja. Mereka diminta memastikan kebijakan berjalan efektif tanpa mengganggu kinerja pelayanan publik.
“Langkah ini diharapkan tidak hanya menekan konsumsi BBM, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih ramah lingkungan di kalangan ASN,” tulis Fauzi dalam edarannya.
Pemkab Sumenep menegaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung efisiensi anggaran daerah.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Hemat BBM, ASN Sumenep Wajib Jalan Kaki ke Kantor Tiap Jumat

Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat berbincang dengan IDN Times. (IDN Times/Ardiansyah Fajar)
Curated For You
- Efisiensi BBM, ASN Banyuwangi Diminta Bersepeda atau Transportasi Umum30 Mar 2026, 09:27 WIB
Editorial Team
EditorZumrotul Abidin
Related Article
Hujan Padamkan Kebakaran Gunung Lawu, 30,8 Hektare Hutan Hangus21 Sep 2026, 19:43 WIB
Minta Muzakki Mundur, Mahasiswa UINSA Sampai Dirikan Tenda di Rektorat21 Sep 2026, 19:41 WIB
Isu Tutup, Pengelola Genilangit Magetan Pastikan Wisata Masih Buka21 Sep 2026, 16:36 WIB
Kekeringan Meluas, Khofifah Serukan Salat Istisqa ke Dewan Masjid21 Sep 2026, 16:29 WIB
Menantu di Sampang Bacok Mertua hingga Tewas, Motifnya Sakit Hati21 Sep 2026, 16:28 WIB
Ratusan Kayu Gelondongan Terdampar di Bibir Pantai Sumenep 21 Sep 2026, 15:55 WIB
Bengkel di Siwalankerto Kebakaran, 1 Orang Terluka, 5 Mobil Hangus21 Sep 2026, 14:53 WIB
Influenza A Naik, Wagub Jatim Emil Minta RS Tak Anggap Enteng21 Sep 2026, 14:45 WIB
Mahasiswa UINSA Bantah Aksi Desak Rektor Mundur Ditunggangi 21 Sep 2026, 14:10 WIB
Cuaca Jatim Sepekan: Cerah, Kabut, Lalu Hujan Ringan21 Sep 2026, 13:41 WIB
Terpidana Kekerasan Seksual Anak Kiai Jombang Bechi Bebas Tahun Lalu21 Sep 2026, 13:40 WIB
Mahasiswa UINSA Mengadang Tendik Masuk Sampai Prof Muzakki Mundur!21 Sep 2026, 13:39 WIB
Karhutla Mengancam Pegunungan Jatim, 1.534 Hektare Terbakar21 Sep 2026, 11:59 WIB
Jatim Siapkan 6 Daerah Jadi KEK Baru di Selatan-Barat21 Sep 2026, 11:21 WIB
KH Hasan Sahal, Penjaga Tradisi Gontor hingga 1 Abad21 Sep 2026, 11:05 WIB
Mahasiswa UINSA Segel Kampus, Desak Rektor Akhmad Muzakki Mundur!21 Sep 2026, 11:03 WIB
5 Fakta Pondok Modern Gontor, Ponpes Terbesar di Indonesia21 Sep 2026, 10:55 WIB
Dinkop: Verifikasi 4.099 KDKMP Jatim Dikebut Bulan Ini21 Sep 2026, 10:50 WIB
BMKG Peringatkan Gelombang hingga 4 Meter di Selatan Jatim20 Sep 2026, 20:14 WIB
Virgo Transport 8 Kecelakaan, Gapasdap Desak Pembenahan Menyeluruh20 Sep 2026, 17:24 WIB