Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dugaan Kampanye saat Bimtek Dinkop Jatim, Fraksi PKB: Kami Laporkan!

Dugaan Kampanye saat Bimtek Dinkop Jatim, Fraksi PKB: Kami Laporkan!
Tangkapan layar video dugaan kampanye di Bimtek Dinas Koperasi Jatim. Dok. Istimewa
Share Article

Surabaya, IDN Times - Ketua Fraksi Partai Kebangkita Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur (Jatim), Fauzan Fuadi mengunggah video acara Bimbingan Teknis Penguatan Usaha KUKM Pembuatan di status WhatsApp-nya. Diketahui, acara tersebut digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Jatim pada 27 - 28 Mei 2024 di Surabaya.

Dalam video yang diunggah Fauzan ada narasi 'Khofifah Kampanye Gunakan Uang Rakyat'. Terdengar suara seorang pria yang mengajak mendoakan Khofifah bisa menang tebal dalam kontestasi Pilkada Jatim 2024. Peserta pelatihan pun tampak kompak mengamini doa tersebut.

Tak sampai di situ, usai acara ada sejumlah perempuan yang meneriakkan yel-yel dukungan untuk Khofifah. “Khofifah, gas pol, Khofifah gas pol. Khofifah, menang-menang yes,” ucap mereka.

1. ASN harusnya netral

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). (dok. Istimewa)
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). (dok. Istimewa)

Saat dikonfirmasi IDN Times, Fauzan yang juga Bendahara DPW PKB Jatim ini menyayangkan kejadian yang ada di dalam acara tersebut. Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) seharusnya netral di tengah proses Pilkada serentak 2024.

"ASN harus netral. Sangat-sangat disayangkan, oknum ASN Dinkop Jatim dalam kegiatan Bimtek (27-28 Mei) yang dibiayai APBD malah nenyalahgunakan untuk mengkampanyekan Cagub," ujarnya, Selasa (4/6/2024).

Fauzan menilai hal tersebut sudah keterlaluan. Ia menilai ada oknum ASN yang sedang cari muka kepada calon tertentu dalam hal ini Khofifah. Ia mengingatkan tindakan ini bisa melukai hati rakyat, bahkan masuk pidana Pemilu.

2. Bakal laporkan ke pihak berwenang

ilustrasi berkas (Pixabay.com/Mohamed_hassan)
ilustrasi berkas (Pixabay.com/Mohamed_hassan)

Lebih lanjut, Fauzan pun meminta timnya di PKB segera mengkaji temuan ini. Tak hanya itu, komisi yang membidangi di DPRD Jatim juga didesak agar segera mengambil tindakan.

"Kita sudah meminta teman-teman untuk mengkaji ini, dan mempertimbangkannya untuk lapor kepada pihak yang berwenang," katanya.

"Serius, kita akan melaporkan ini agar menjadi pembelajaran bagi ASN di lingkungan Pemprov Jatim agar tidak bermain-main dengan jabatannya. Digaji dari uang rakyat agar jujur dan taat dengan sumpahnya sebagai pamong rakyat. Bukan malah seenaknya sendiri," tegas Fauzan menambahkan.

3. Inspektorat Jatim tunggu laporan

ilustrasi pria memegang berkas di depan laptop (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
ilustrasi pria memegang berkas di depan laptop (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Dikonfirmasi terpisah, Inspektur Inspektorat Provinsi Jatim, Hendro Gunawan mengaku bahwa pihaknya saat ini sedang mempelajari terkait video yang beredar viral tersebut. Pihaknya juga menunggu laporan yang akan dilayangkan legislator DPRD Jatim dari PKB.

"Kami akan pelajari dulu, karena belum tahu kronologisnya seperti apa. Kami akan tunggu laporannya (dari dewan) dulu,” katanya, Selasa (4/6/2024).

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Adhy Karyono telah berulang kali memberikan pesan di berbagai kesempatan agar ASN menjaga netralitasnya. Termasuk ketika audiensi dengan KPU pada Senin (3/6/2024) di Gedung Negara Grahadi Surabaya, agar penyelenggara Pemilu atau Pilkada serentak netral, luber dan jurdil.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Ardiansyah Fajar Syahlillah
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News Jawa Timur

See More

Raline Shah Ajak Keluarga Jelajahi Pesona Wisata Alam Banyuwangi

12 Jun 2026, 21:34 WIBNews