Dindik Jatim Minta Sekolah Siapkan Program Ramadan

Surabaya, IDN Times - Pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran Bersama 3 Menteri terkait libur Ramadan. Hasilnya, libur Ramadan tidak satu bulan penuh. Meski begitu, ada kelonggaran dalam pembelajaran selama bulan puasa.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Jatim), Aries Agung Paewai memastikan bahwa pembelajaran tidak akan terhambat saat Ramadan. Pihaknya segera menindaklanjuti putusan atau SE dari pemerintah pusat tersebut.
“Kami bakal menindaklanjuti keputusan dengan surat edaran (dari Dinas Pendidikan Jatim)," ujarnya, Selasa (28/1/2025).
Nantinya dalam surat edaran yang diterbitkan, Aries ingin pihak sekolah segera menyesuaikan sistem pembelajarannya. Karena durasi belajarnya saat Ramadan lebih pendek. Kemudian ada masa libur saat awal dan akhir Ramadan.
Atas dasar itu, Dinas Pendidikan Jatim meminta sekolah menyiapkan program khusus untuk Ramadhan. Hal itu sudah harus dirumuskan sebelum puasa dimulai. “Program ini akan dievaluasi agar benar-benar maksimal untuk siswa,” kata Aries.
Aries pun optimistis sekolah di Jatim khususnya tingkat SMA/SMK/SLB tidak akan terganggu selama Ramadan. Karena belajar di tengah ibadah sudah menjadi kebiasaan mayoritas masyarakat di Indonesia.



















