Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cuaca Ekstrem, Puluhan Atap Rumah di Surabaya Jebol

Cuaca Ekstrem, Puluhan Atap Rumah di Surabaya Jebol
Ilustrasi Puting Beliung (IDN Times/Mardya Shakti)
Share Article

Surabaya, IDN Times – Plt Kepapa BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Surabaya, Ridwan Mubarun mengatakan bahwa hujan deras disertai angin yang terjadi di Surabaya beberapa hari belakangan mengakibatkan puluhan pohon tumbang dan rumah rusak.

1. 20 rumah atapnya jebol

Ilustrasi bangunan rusak akibat angin kencang. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Ilustrasi bangunan rusak akibat angin kencang. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

Ridwan menjelaskan bahwa setidaknya ada 20 rumah yang atapnya jebol saat hujan disertai angin terjadi di kota Surabaya. "Hampir di semua Kecamatan ada rumah rusak," ujar Ridwan, Jumat (24/2/2022).

Untuk sementara, yang dilakukan BPBD Kota Surabaya hanya menutup atap jebol tersebut dengan terpal. Pemerintah pun memberikan bantuan berupa sembako dan permakanan.

"Bantuan perbaikan melalui Dinas Perumahan Rakyat Cipta Karya,” jelasnya.

2. Antisipasi cuaca ekstream BPBD Kordinasi dengan Kecamatan

Ilustarsi Puting Beliung (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustarsi Puting Beliung (IDN Times/Mardya Shakti)

Untuk mengantisipasi adanya cuaca ekstrem di Kota Surabaya, pihaknya terus melakuk0an kordinasi dengan kecamatan-kecamatan di Seluruh Surabaya. Jika ada informasi dari BMKG, akan langsung dibagikan kepada warga agar warga juga bisa mengantisipasi.

"Di satu sisi kami update situasi di Sosial Media BPBD Surabaya. Kami ada protap di Pemkot Surabaya," urainya.

Pihaknya juga akan terus melakukan perantingan pohon. Hal tersebut agar tak ada lagi pohon tumbang sepeeti beberapa hari belakangan.

3. Petugas terus disiagakan

Hujan lebat di Surabaya. dok. CC 112
Hujan lebat di Surabaya. dok. CC 112

Kata Ridwan petugas terus disiagakan. Saat langit sudah mulai gelap dan akan turun hujan, maka petugas akan langsung turun untuk mengantisipasi daerah yang berpotensi rawan resiko tinggi genangan.

“SOP-nya kalo udah mulai gelap personel langsung turun dan lihat lokasi potensi rawan yg resiko tinggi genangan. Kalau sudah mulai ujan langsung turun,” tandasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Perempuan di Putat Jaya Surabaya

27 Jun 2026, 19:55 WIBNews