Cerita Sopir Truk Tangki yang Terbakar di Tol Ngawi

1. Cerita sopir truk selamat

Api yang membakar truk tanki Pertamina di tol Ngawi berhasil dipadamkan dengan cepat akibat turun hujan. IDN Times/ Riyanto. Sugeng Triyanto, sopir truk asal Kecamatan Dagangan, Madiun, menceritakan detik-detik terjadinya kebakaran. Jika awalnya ia mendengar suara gesekan dari kiri belakang dan langsung menepi. Lalu ada percikan api kecil dari kampas rem sebelah kanan.
Sugeng dan rekannya sempat mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun usaha tersebut gagal karena api semakin membesar, menghanguskan seluruh bodi truk.
2. Api sempat dipadamkan dengan APAR namun gagal

Bangkai truk Tanki Pertamina usai berhasil dipadamkan, 2 kru berhasil selamat. IDN Times/ Riyanto. "Kami berusaha memadamkan, api dengan APAR habis tiga, bahkan baju pun kami lepas untuk memadamkan api. Tapi tidak bisa padam karena titik api dari dalam kolong mobil. Api pun makin besar dan kami langsung lari," kata Sugeng.
Masih menurut Sugeng jika awalnya truknya tinggal mengangkut sisa 16.000 liter Pertalite dari total kapasitas 24.000 liter. Sebagian muatan sudah dibongkar di SPBU Madiun.
3. Arus lalulintas masih belum lancar

Kondisi Arus lalulintas ruas tol Ngawi - Solo - Kertosono saat ini usai kebakaran mulai berangsur normal. IDN Times/ Istimewa. Pantauan IDN Times, hingga malam ini kondisi arus lalu lintas di jalan tol tersebut masih terganggu, petugas dari PJR dan Polisi masih berupaya untuk menormalkan kembali situasi.
Jalan tol bisa dilalui kendaraan namun harus pelan-pelan. Penguna jalan tol dihimbau untuk mengurangi kecepatan mengigat pembersihan jalur belum sepenuhnya bersih.



















