[BREAKING] Sempat Nol, Positif COVID-19 Jatim Tambah 15 Kasus
![[BREAKING] Sempat Nol, Positif COVID-19 Jatim Tambah 15 Kasus](https://image.idntimes.com/post/20200421/whatsapp-image-2020-04-21-at-74212-pm-36a81573a4b8a2477586c6d427199e93.jpeg)
Surabaya, IDN Times - Sempat tidak ada penambahan kasus sama sekali kemarin Senin (20/4), pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Timur (Jatim) kembali mengalami lonjakan. 15 orang dinyatakan positif COVID-19 per Selasa (21/4). Total positif mencapai 603 kasus.
"Ada 603 pasien terkonfirmasi positif, sementara yang dirawat 444 pasien," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Dari 15 kasus baru tersebut, tambahan terbanyak ada di Surabaya. Sebanyak 11 pasien baru ada di Kota Pahlawan. Kemudian 3 pasien di Sidoarjo dan 1 di Bangkalan.
"Tambahan kasus baru yang tekonfirmasi positif dari Bangkalan, Sidoarjo, Surabaya," ucap Menteri Sosial kabinet Indonesia Kerja ini.
Sementara pasien sembuh tercatat terus bertambah. Kali ini satu pasien asal Surabaya dan satu lagi asal Sidoarjo dipastikan negatif COVID-19. Total pasien sembuh menjadi 101 atau setara 16,75 persen.
"Alhamdulillah kita dapat konfirmasi bahwa ada dua pasien terkonversi negatif atau sembuh. Satu Sidoarjo, satu Surabaya," kata Khofifah.
Meski begitu, penambahan juga terjadi pasien yang meninggal akibat terinfeksi COVID-19. Hari ini tercatat ada dua pasien asal Surabaya yang nyawanya melayang. Kini, pasien yang meninggal mencapai 58 orang atau setara 9,62 persen.
"Dan yang meninggal kita ikut berduka cita dua dari Surabaya," gubernur kelahiran Surabaya ini menambahkan.
Lebih lanjut, terkait Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi 2.255 pasien. Terkonfirmasi yang masih diawasi sejumlah 1.259 pasien. Kemudian 17.107 berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Namun yang dipantau sebanyak 6.662 orang saja.

















