Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Beras Bulog Sudah Sebulan Hilang di Pasar Malang

Beras Bulog Sudah Sebulan Hilang di Pasar Malang
Ilustrasi beras Bulog. (dok. Bulog)
Share Article

Malang, IDN Times - Salah satu langkah pemerintah untuk menurunkan harga beras yang meroket dengan cara menyalurkan beras Bulog ke pasar-pasar tradisional dan toko-toko. Ternyata, beras tersebut langsung sulit ditemui karena diborong warga. Sebagian warga Kota Malang juga mengeluhkan hal yang sama. Mereka tidak kebagian beras Bulog yang katanya disalurkan untuk menekan harga beras di pasar-pasar tradisional.

1. Pedagang Pasa Oro-oro Dowo mengaku kesulitan mendapatkan stok beras Bulog

Kondisi Pasar Tradisional Oro-oro Dowo, Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kondisi Pasar Tradisional Oro-oro Dowo, Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang bernama Dede mengaku sudah 2 oekan ini tidak mendapatkan stok beras Bulog. Hal ini dikarenakan beras Bulog 5 kilogram kualitas medium selalu ludes diserbu warga.

"Saya sebelumnya mendapatkan stok 10 sak, itu gak ada seminggu sudah habis. Terus sudah 2 Minggu gak dapat stok lagi, katanya sudah langkah dan pengirimannya lama," terangnya saat ditemui pada Senin (26/2/2024).

Beras Bulog memang menjadi rebutan saat ini, pasalnya beberapa merek beras lain mengalami kenaikan harga signifikan, sementara beras Bulog harganya sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) yaitu Rp10.900,- per kilogram untuk kualitas medium. Sementara untuk beras merek Lombok, mengalami kenaikan hingga Rp5 ribu, dari harga Rp75 ribu per 5 kilogram menjadi Rp80 ribu.

2. Warga mengaku mendapatkan beras Bulog terkahir pada bulan Januari

Kondisi Pasar Tradisional Oro-oro Dowo, Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kondisi Pasar Tradisional Oro-oro Dowo, Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Di tempat yang sama, seorang ibu rumah tangga yang biasa berbelanja di Pasar Oro-oro Dowo bernama Endang Wulandari mengaku sudah sebulan tidak mendapatkan stok beras Bulog. Ia mengaku pembelian beras Bulog juga dibatasi, setiap pembeli maksimal hanya boleh membeli 3 kantung beras saja dengan total 15 kilogram.

"Sudah sebulan ini tidak mendapatkan beras Bulog, jadi terpaksa beli yang harganya Rp80 ribu. Kita berharap agar beras Bulog kembali tersedia di pasar, karena harga beras sekarang terasa kenaikannya," bebernya.

3. Satgas Pangan Polresta Malang Kota akui keberadaan beras Bulog langka

Ilustrasi beras Bulog. (dok. Bulog)
Ilustrasi beras Bulog. (dok. Bulog)

Kasatgas Pangan Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto mengakui jika keberadaan beras Bulog di Kota Malang semakin langka. Selama sidak yang ia lakukan hari ini di Pasar Oro-oro Dowo hari ini juga tidak terlihat ada beras SPHP Bulog.

Oleh karena itu, mereka akan melakukan pengecekkan di gudang Bulog Kota Malang. Mereka akan melihat apakah memang stoknya tidak ada di sana. "Kami akan ke Bulog untuk kita cek (stoknya). Kita juga akan cek proses distribusinya seperti apa," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rizal Adhi Pratama
EditorRizal Adhi Pratama

Latest News Jawa Timur

See More

Sampah Nyangkut di Hutan Mangrove Surabaya akan Diubah Jadi BBM

27 Jun 2026, 09:30 WIBNews