Magetan, IDN Times – Kabupaten Magetan di Jawa Timur, resmi masuk dalam peta strategis pertahanan nasional yang ditandai dengan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Mategal, Kecamatan Parang. Tak sekadar menjadi markas baru TNI AD, proyek ini diklaim bakal membawa dampak luas, mulai dari aspek pertahanan, ekonomi masyarakat, hingga perhatian terhadap kelestarian lingkungan.
Yonif TP dibangun di atas lahan Perhutani KPH Madiun seluas 51,13 hektare dan nantinya akan ditempati sekitar 1.190 personel TNI. Berikut tiga dampak yang diperkirakan akan dirasakan dengan hadirnya batalyon baru di Magetan.
