Barang Bawaan Calon Haji yang Disita di Surabaya, di Luar Nurul!

Surabaya, IDN Times - Terdapat kejadian unik pada beberapa calon jemaah haji (CJH) Embarkasi Surabaya. Beberapa di antara mereka membawa barang-barang yang semestinya tidak perlu dibawa-bawa oleh para jemaah, seperti contohnya alat menanak nasi magic com hingga pemanas air (water heater).
1. Petugas menyita beberapa barang bawaan calon haji

Magic com dan water heater tersebut ditemukan saat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sedang melakukan proses penerimaan kelompok terbang (kloter) 33 dan 34 di Asrama Haji Surabaya. Oleh petugas, kedua barang tersebut langsung disita.
"Magic com ini diamankan oleh petugas karena dilarang oleh Pemerintah Arab Saudi," ujar Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris, melalui keterangan tertulis yang diterima oleh IDN Times pada Senin (20/5/2024).
2. Pemerintah Arab Saudi melarang beberapa barang dianggap berbahaya

Haris menjelaskan, bahwa jika barang-barang tersebut dikemas sesuai standar dan disimpan di bagasi, sebenarnya tidak dilarang dalam penerbangan. Namun, ada kekhawatiran bahwa barang-barang tersebut dapat mengganggu keamanan dan kelancaran aliran listrik di hotel tempat jemaah menginap.
“Pemerintah Arab Saudi melarang para jemaah membawa penanak nasi dan pemanas air listrik," jelas Haris.
3. Jemaah haji akan memperoleh makanan yang cukup

Para jemaah haji tak perlu khawatir tidak mendapatkan makanan cukup. Sebab, tahun ini para jemaah full memperoleh makanan dari panitia baik ketika pra maupun fase Armuzna. (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
"Para jemaah haji tahun 2024 ini tidak perlu khawatir tidak memperoleh makanan karena mereka dijatah penuh," jelasnya.
Selain penanak nasi, ditemukan juga beberapa jemaah haji membawa rokok lebih dari dua slop. Sementara rokok yang diperbolehkan hanya dua slop saja.
“Para jemaah haji diizinkan membawa rokok dengan jumlah maksimal 2 slop atau sekitar 200 batang,” pungkas dia.
















