Avanza di Malang Lawan Arah, Tabrak Pengendara Motor dan Mobil

Malang, IDN Times - Aksi ugal-ugalan dilakukan seorang pengendara Toyota Avanza dengan Nopol N 1296 GQ di Jalan Veteran, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Mobil tersebut diketahui melaju melawan arah hingga menyebabkan kecelakaan pada beberapa pengendara sepeda motor.
Akibat perbuatannya, sejumlah warga dan pengendara menghadang mobil berwarna hitam ini. Mereka kemudian merusak mobil tersebut hingga kaca depannya ringsek. Kini mobil tersebut telah diamankan di Polresta Malang Kota.
1. Kronologi mobil Avanza melaju melawan arah hingga sebabkan kecelakaan di Malang

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno menceritakan jika kejadian ini terjadi pada Senin (15/7/2024) pukul 17.00 WIB. Pengendara mobil Toyota Avanza melaju dari barat ke timur dengan melawan arah di Jalan Veteran hingga menabrak mobil Toyota Calya berwarna merah. Bukannya berhenti, mobil tersebut berusaha melarikan diri meskipun berada di jalur yang salah.
Mobil tersebut kemudian dikejar sejumlah orang, tapi ia tidak mau berhenti hingga menyebabkan sejumlah pemotor mengalami kecelakaan. Ia baru berhasil dihentikan saat berada di Bundaran Simpang Balapan Jalan Ijen, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Mobil tersebut akhirnya diamuk oleh warga hingga membuat kaca depannya pecah dan berlubang. Bodi mobil dan bumper depan juga ringsek akibat dipukul menggunakan pot.
"Kedua kendaraan baik Toyota Avanza maupun Toyota Calya saat ini sudah kami amankan di Mapolresta Malang Kota. Pengemudinya juga kami amankan untuk dimintai keterangan," terangnya saat dikonfirmasi pada Selasa (16/7/2024).
2. Tidak ada korban jiwa, korban juga bersedia berdamai dengan pelaku

Aris mengungkapkan jika pengendara Toyota Avanza tersebut adalah TJ (29) warga Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Ia diduga panik saat terjadi kecelakaan karena banyak orang mengejarnya, sehingga berusaha kabur tapi justru menyebabkan lebih banyak kecelakaan. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, tapi beberapa orang mengalami luka-luka.
"Untuk korban jiwa nihil, hanya ada kerugian material. Dan saat ini sudah kesepakatan, antara kedua belah pihak yang mana dari kesepakatan tersebut menyatakan bahwa tidak menuntut satu dengan yang lainnya," bebernya.
Aris juga mengatakan jika TJ tidak sedang dalam pengaruh minuman keras saat kejadian. Tapi pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian ini.
3. Polisi tetap melakukan penilangan manual pada TJ

Aris mengatakan jika Satlantas Polresta Malang Kota hanya memberikan penilangan manual pada TJ. Kemudian kasus ini juga didalami oleh Satreskrim Polresta Malang Kota terkait dugaan adanya tindakan kriminal.
"Alasan kenapa melawan arusnya saat ini sedang dalam pemeriksaan Satreskrim Polresta Malang Kota. Nanti kami akan memberikan informasi lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan tersebut, untuk kami melaksanakan pemeriksaan terkait masalah langkah-langkah (kecelakaan) yang terjadi di Simpang Balapan," pungkasnya.



















