ART di Surabaya Tega Bunuh Bayinya Saat Lahiran di Kamar Mandi

- KK, warga Bojonegoro tega menghabisi bayinya yang baru lahir di kamar mandi sebuah rumah di Surabaya.
- KK menyumpal mulut bayi dengan baju dan melilitkan tali pusar ke leher bayinya, lalu menyembunyikan mayat bayi di lorong belakang rumah majikannya.
- KK mengaku takut ketahuan majikan karena hamil dan melahirkan bayi di kamar mandi, sehingga sengaja membunuh bayinya.
Surabaya, IDN Times - Takut ketahuan majikan karena selama ini hamil. Itulah alasan KK, warga Bojonegoro tega menghabisi bayinya yang baru lahir di kamar mandi sebuah rumah Jalan Pesapen Selatan, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Jawa Timur.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Nainggolan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (6/12/2025) lalu. Saat itu KK yang tengah hamil tua merasa hendak buang air kecil. Ia lalu pergi ke kamar mandi. "Tiba-tiba dia merasa mules dan spontan mengejan 3 kali," ujar Rina, Sabtu (3/1/2026).
Saat mengejan, ternyata sang jabang bayi keluar dari rahim KK bersamaan dengan plasenta. Karena panik, KK lalu melepas bajunya dan menutupkan baju tersebut ke mulut bayi.
KK berniat membunuh bayinya sendiri. Manusia kecil itu dibunuh dengan cara menyumpal mulut menggunakan baju. Tak hanya itu, KK juga melilitkan tali pusar ke leher bayinya. "Setelah melihat bayi tersebut tidak bergerak kemudian tersangka membungkus bayi tersebut menggunakan bajunya kemudian memasukkan bayi yg terbukus baju tersebut ke dalam tas kresek warna merah," jelasnya.
Bayi yang sudah tak bernyawa dan telah dimasukkan ke dalam tas kresek itu kemudian dibawa keluar kamar mandi. KK lalu menyembunyikan bayinya di lorong belakang rumah majikannya. "Setelah itu tersangka mengambil seprei yang tidak terpakai untum membalut tas kresek berisi bayi tersebut dan meletakkannya dilantai," terangnya.
Kekejian KK terbongkar saat sang majikan mencurigai barang bawaan pelaku pada Selasa (9/12/2025). Saat itu, KK membawa barang berupa 1 kardus sterefom warna putih yang berbau busuk. "Merasa curiga pemilik rumah memerintahkan untuk membuka kardus sterefom warna putih," ucap Rina.
Saat dibuka betul saja, kardus itu berisi mayat bayi berjenis kelamin laki-laki. Atas kejadian tersebut pemilik rumah menghubungi cal center 110. Neberapa saat kemudian datang polsek Bubutan dan meneruskan ke inafis polrestabes surabaya guna dikukan olah TKP. "Setelah dilakukan Olah TKP bahwa benar mayat bayi laki laki meninggal dunia di duga karena henti nafas paksa pada mulut bayi, serta belum dapat disimpulkan penyebab kematian mayat bayi," jelasnya.
Rina menyebut, hasil pengakuan KK, ia menghabisi bayinya karena takut ketahuan majikan. KK takut dikeluarkan dari pekerjaannya karena hamil. "Tersangka sengaja membunuh bayi tersebut karena takut ketahuan oleh majikannya kalau dia hamil dan melahirkan bayi di kamar mandi membuat tersangka dikeluarkan dari pekerjaannya," pungkas dia.


















