Angin Kencang Terjang Situbondo dan Banyuwangi, 57 Rumah Warga Rusak

- Angin kencang melanda Situbondo dan Banyuwangi pada Sabtu (7/2/2026).
- 57 rumah warga rusak, 8 di Situbondo dan 49 di Banyuwangi.
- BPBD Jatim melakukan pendistribusian bantuan logistik dan mengimbau masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrem.
Surabaya, IDN Times – Angin kencang melanda wilayah Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Banyuwangi pada akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu (7/2/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur (Jatim), Satriyo Nurseno, mengatakan dampak angin kencang di Kabupaten Situbondo menyebabkan delapan unit rumah warga mengalami kerusakan ringan.
“Sementara untuk wilayah Kabupaten Banyuwangi, total terdapat 49 rumah terdampak,” ujar Satriyo kepada IDN Times, Senin (9/2/2026).
Ia merinci, dari 49 rumah terdampak di Banyuwangi, sebanyak 43 unit mengalami rusak ringan, dua unit rusak sedang, dan empat unit lainnya mengalami rusak berat.
Menurut Satriyo, BPBD setempat telah bergerak cepat melakukan penanganan awal bagi warga terdampak, khususnya di Banyuwangi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pendistribusian bantuan logistik kepada masyarakat yang rumahnya terdampak angin kencang.
“Untuk penanganan, BPBD Kabupaten Banyuwangi telah melakukan distribusi logistik kepada warga terdampak angin kencang,” katanya.
BPBD Jatim, lanjut Satriyo, terus melakukan koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota guna memastikan pendataan dampak berjalan optimal serta kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi.
Satriyo juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang, yang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Jarim. Pemerintah daerah diminta untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan serta respons cepat guna meminimalkan risiko dan dampak bencana hidrometeorologi

















