Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sound Horeg Seberat 1 Ton Tenggelam di Sungai Sidoarjo

VID-20260208-WA0038.jpg
Sound horeg karam di sungai Sidoarjo. Tangkapan layar di media sosial
Intinya sih...
  • Perahu yang mengangkut sound horeg untuk acara Nyadran tenggelam di Sungai Balongdowo, Sidoarjo.
  • Insiden terjadi saat warga melakukan uji coba sound system, perahu oleng dan terbalik.
  • Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, peralatan sound berhasil dievakuasi bersama warga sekitar.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sidoarjo, IDN Times - Insiden terjadi saat persiapan tradisi Nyadran di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (7/2/2026) sore. Sebuah perahu yang mengangkut sound horeg untuk keperluan acara tenggelam di Sungai Balongdowo.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika warga melakukan uji coba sound system jelang pelaksanaan Nyadran yang digelar keesokan harinya. Momen perahu karam tersebut terekam kamera warga dan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, perahu tampak mengangkut sound horeg berukuran besar lengkap dengan speaker, lighting, dan genset. Perahu terlihat oleng sebelum akhirnya terbalik dan seluruh muatan jatuh ke sungai. Sejumlah orang yang berada di atas perahu sempat terlihat berjoget sebelum perahu kehilangan keseimbangan.

Kasat Polairud Polresta Sidoarjo AKP Imam Yuwono membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula saat warga mencoba menopang peralatan sound menggunakan dua perahu yang digabungkan.

"Warga sedang melakukan cek sound sebagai persiapan Nyadran. Perahunya dua, digabung untuk membawa sound, speaker, dan genset,” ujar Imam, Minggu (8/2/2026).

Namun, salah satu perahu tidak mampu menahan beban dan getaran dari sound horeg yang diperkirakan memiliki berat hingga satu ton. “Salah satu perahu tidak kuat menahan beban dan getaran, akhirnya miring dan terbalik. Alat-alat seperti sound, lighting, dan genset ikut tenggelam,” katanya.

Imam menyebut, saat kejadian terdapat lebih dari 10 orang berada di atas perahu. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh warga berhasil menyelamatkan diri.

"Yang naik sekitar 10 orang, berat sound sekitar satu ton. Beruntung tidak ada korban,” ucapnya.

Peralatan sound yang tenggelam kemudian dievakuasi bersama warga sekitar. Aparat kepolisian dan petugas terkait melakukan pengamanan serta pemantauan di lokasi menggunakan perahu karet.

Meski sempat diwarnai insiden, rangkaian tradisi Nyadran atau Ruwahan di Desa Balongdowo tetap dilanjutkan. Nyadran merupakan tradisi rutin masyarakat setempat menjelang bulan suci Ramadan sebagai bentuk doa bersama dan pelestarian budaya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Sound Horeg Seberat 1 Ton Tenggelam di Sungai Sidoarjo

08 Feb 2026, 20:55 WIBNews