Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Polisi Mulai Siapkan Pengamanan Mudik, Transportasi Bus Jadi Prioritas

Ilustrasi mudik dengan bus. (ANTARA FOTO/Fathul Habib Sholeh)
Ilustrasi mudik dengan bus. (ANTARA FOTO/Fathul Habib Sholeh)
Intinya sih...
  • Polisi Jatim mulai siapkan pengamanan mudik Lebaran 2026
  • Fokus pada angkutan umum massal, khususnya bus reguler dan pariwisata
  • Ramp check kendaraan dilakukan selama 14 hari di 39 kabupaten/kota di Jawa Timur
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur (Jatim) mulai memanaskan mesin pengamanan jelang arus mudik Lebaran 2026. Salah satu langkah awal dilakukan melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru difokuskan pada upaya preemtif dan preventif, khususnya terhadap angkutan umum massal yang akan menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat saat mudik nanti.

“Operasi Keselamatan ini merupakan landasan kita dalam mempersiapkan Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk pengamanan mudik dan balik Lebaran,” ujar Iwan, Senin (9/2/2026).

Menurut Iwan, kepolisian memberi perhatian khusus pada armada angkutan penumpang, baik bus reguler maupun bus pariwisata dan rombongan. Hal ini mengingat tingginya mobilisasi masyarakat saat momentum libur Lebaran dan musim wisata.

“Kami fokus pada angkutan massal yang mengangkut orang. Baik bus reguler maupun bus wisata, karena itu berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bagian dari kesiapan awal, Ditlantas Polda Jatim akan melaksanakan ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan secara serentak selama 14 hari di seluruh 39 kabupaten/kota di Jawa Timur. Ramp check dilakukan terhadap bus-bus yang beroperasi di pool perusahaan otobus (PO).

“Kami sudah mendata perusahaan otobus di masing-masing daerah. Tim gabungan provinsi akan bekerja sama dengan kabupaten/kota untuk melakukan ramp check di pool kendaraan,” jelas Iwan.

Pemeriksaan melibatkan lintas sektor, mulai dari Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, hingga stakeholder terkait lainnya, sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Pengrajin Genteng di Magetan Tunggu Janji Program Gentengisasi Presiden

09 Feb 2026, 12:20 WIBNews