Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anak Pramuka Punya Privilege Baru, Masuk TNI-Polri-Kuliah Tanpa Tes
Pramuka Jatim akan berangkat Jambore Nasional. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • Sertifikat Pramuka Garuda dapat menjadi syarat khusus pendaftaran TNI, Polri, dan perguruan tinggi, sebagai insentif bagi generasi muda aktif berpramuka.
  • Kwarda Jatim telah bermitra dengan Unair, Unesa, dan Unusa untuk peluang pendidikan anggota berprestasi, serta menyiapkan kerja sama bidang pertanian.
  • Sebanyak 1.537 anggota Pramuka Jawa Timur diberangkatkan ke Jambore Nasional XII di Cibubur, 13–20 Agustus 2026, membawa kontingen dan Anjungan Jatim.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Sertifikat Pramuka Garuda dipastikan dapat menjadi salah satu syarat khusus untuk mendaftar sebagai anggota TNI, Polri, hingga perguruan tinggi. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi insentif bagi generasi muda agar semakin aktif mengikuti pendidikan kepramukaan sekaligus membentuk karakter kepemimpinan sejak dini.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jatim, Arum Sabil, menyambut positif kebijakan yang dikeluarkan Kwartir Nasional (Kwarnas) tersebut. Menurutnya, penghargaan bagi Pramuka Garuda menjadi bentuk apresiasi terhadap anggota yang telah melalui proses pembinaan karakter, mental, fisik, dan kepemimpinan.

"Kami sebagai keluarga besar Pramuka Jawa Timur sangat mengapresiasi langkah Kwartir Nasional yang telah memberikan ruang kompetisi yang positif. Ketika adik-adik yang terpilih sebagai Pramuka Garuda mendapatkan reward berupa kesempatan menjadi prajurit TNI maupun Bhayangkara, tentu ini informasi yang sangat menggembirakan. Kami menyambutnya dengan sukacita," ujarnya usai pelepasan Kontingen Jambore Nasional XII di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (6/8/2026).

Pramuka Garuda merupakan penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka yang diberikan kepada anggota yang memenuhi berbagai persyaratan kecakapan umum, kecakapan khusus, kepemimpinan, serta pengabdian sesuai jenjang kepramukaan.

Arum mengatakan, Jatim bahkan telah lebih dahulu membuka peluang bagi anggota Pramuka berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui kerja sama dengan sejumlah kampus. Kwarda Jatim telah menjalin kemitraan dengan Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

"Di Universitas Nahdlatul Ulama kami mempersiapkan kader-kader yang ingin menjadi dokter dan mendapatkan perhatian khusus. Begitu juga di Unesa, anggota Pramuka yang memenuhi persyaratan akan diprioritaskan masuk sesuai rekomendasi dari Kwarda Jawa Timur," katanya.

Tak berhenti di situ, Kwarda Jatim juga tengah menyiapkan kerja sama dengan Universitas Republik Indonesia untuk mendukung pengembangan Pramuka Produktif di bidang pertanian. "Anak-anak tidak hanya belajar praktik, tetapi juga mendapatkan bekal keilmuan di bidang pertanian sehingga kompetensinya semakin lengkap," katanya.

Arum berharap berbagai bentuk penghargaan tersebut semakin meningkatkan minat generasi muda mengikuti pendidikan kepramukaan. Menurutnya, Pramuka tidak hanya membentuk keterampilan, tetapi juga karakter, disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan yang dibutuhkan di masa depan.

Sementara itu, semangat pembinaan karakter tersebut juga tercermin dalam keberangkatan 1.537 anggota Pramuka Jatim menuju Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, yang akan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026.

Kontingen yang dilepas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua Mabida Kwarda Pramuka Jatim itu terdiri atas Pramuka Penggalang, Pramuka Berkebutuhan Khusus, pembina Pramuka, hingga pimpinan kontingen. Di ajang tersebut, Jatim juga akan menghadirkan Anjungan Jatim sebagai etalase budaya, pariwisata, produk kreatif, serta inovasi pendidikan kepramukaan.

Arum berpesan agar seluruh peserta tidak hanya membawa nama baik Jawa Timur, tetapi juga menunjukkan karakter sebagai seorang Pramuka. "Jangan hanya meninggalkan jejak kaki di Bumi Perkemahan, tetapi tinggalkanlah jejak akhlak, persaudaraan, prestasi, dan pengabdian di hati seluruh Pramuka Indonesia. Karena Pramuka hari ini adalah pemimpin Indonesia di masa depan," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article