Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Aktivitas Jagal Anjing di Blitar, 5 Orang Diperiksa Polisi
Puluhan ekor Anjing disekap di lokasi penjagalan di Blitar. IDN Times/ dok Polres Blitar

Blitar, IDN Times - Satreskrim Polres Blitar masih terus menyelidiki kasus penjagalan anjing, di Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabuapaten Blitar. Sedikitnya lima orang saksi telah diperiksa dan dimintai keterangan tentang aktivitas penjagalan anjing tersebut. Sebelumnya mereka menggerebek tempat penjagalan anjing milik K (52) di desa tersebut. Dalam penggerebekan ini mereka menemukan 34 ekor anjing yang disekap. Sebanyak enam ekor anjing yang sudah dibunuh serta disimpan di lemari pendingin.

1. Saksi termasuk karyawan jagal

Polisi saat berada di lokasi penjagalan Anjing di Blitar. IDN Times/ dok Polres Blitar

Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Tika Pusvita Sari menerangkan, saat ini mereka masih dalam tahap pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Selain pemilik jagal, mereka juga memeriksa karyawan dan pihak pelapor dalam kasus tersebut.

Pelapor sendiri berasal dari lembaga pecinta hewan, Animal Hope Shelter. "Sudah ada 5 saksi termasuk pemilik jagal anjing yang kita periksa," ujarnya, Sabtu (26/03/2022).

2. Anjing dititipkan di lokasi karantina hewan

Anjing yang disekap di lokasi penjagalan di Blitar. IDN Times/ dok Polres Blitar

Polisi juga telah memindahkan puluhan ekor anjing yang disekap di lokasi penjagalan. Untuk sementara anjing ini menjadi barang bukti, dan dititipkan sementara ke sebuah lokasi karantina hewan. Tim dari Animal Hope Shelter serta pencinta anjing di wilayah Blitar membantu proses pemindahan tersebut.

"Anjing yang masih hidup telah dievakuasi, saat ini kita titipkan sementara ke lokasi karantina hewan," terangnya.

3. Daging anjing dijual Rp40 ribu per kilogram

Anjing yang disekap di lokasi penjagalan di Blitar. IDN Times/ dok Polres Blitar

Aktivitas penjagalan anjing di lokasi tersebut sudah berlangsung sejak 10 tahun terakhir. Dari hasil pemeriksaan sementara, pemilik jagal menjual anjing dalam kondisi hidup maupun sudah mati. Untuk seekor anjing hidup dijual mulai harga Rp250 ribu per ekor. Sedangkan untuk daging anjing dijual Rp40 ribu per kilogram. "Menurut pengakuannya penjualan hingga ke luar kota, ini masih dalam tahap pemeriksaan," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article