Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Massa aksi saat di depan Patung Gubernur Suryo. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • Aliansi Suroboyo Bergerak menggelar aksi damai “Suroboyo Wani” di Taman Apsari depan Grahadi, Surabaya, pada Minggu 8 November 2026.

  • Aksi berisi pertunjukan seni, mimbar bebas, instalasi seni, serta penyampaian aspirasi pada kain putih panjang; arus lalu lintas Jalan Gubernur Suryo berpotensi terdampak.

  • Pengendara disarankan memakai rute Embong Malang, Embong Trengguli-Panglima Sudirman, Simpang Dukuh, atau Genteng Kali, serta mengikuti arahan petugas dan informasi lalu lintas terbaru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
8 November 2026

Aliansi Suroboyo Bergerak menggelar aksi damai “Suroboyo Wani” di Taman Apsari, depan Gedung Negara Grahadi. Aksi berpotensi memengaruhi lalu lintas di Jalan Gubernur Suryo.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Aliansi Suroboyo Bergerak menggelar aksi damai “Suroboyo Wani” yang berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas di sekitar Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.
  • Who?
    Aliansi Suroboyo Bergerak (ASAB), dipimpin Koordinator Umum Rakhmadi, mengadakan aksi; pengendara di kawasan pusat Kota Surabaya terdampak potensi pengalihan atau penutupan akses jalan.
  • Where?
    Aksi berlangsung di Taman Apsari, depan Gedung Negara Grahadi, kawasan Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.
  • When?
    Minggu, 8 November 2026.
  • Why?
    Peserta menyampaikan aspirasi dan harapan untuk perubahan yang lebih baik melalui pertunjukan seni, mimbar bebas, serta tulisan pada kain putih panjang.
  • How?
    Pengendara dapat menggunakan Jalan Embong Malang, Embong Trengguli, Panglima Sudirman, Simpang Dukuh, atau Genteng Kali. Pengaturan lalu lintas dapat berubah sesuai kondisi lapangan dan arahan kepolisian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pada Minggu 8 November 2026, ASAB akan mengadakan aksi damai di Taman Apsari, depan Grahadi, Surabaya. Mereka akan ada seni dan bicara tentang harapan. Jalan Gubernur Suryo mungkin ramai atau ditutup. Orang yang naik kendaraan diminta lewat jalan lain dan mengikuti petugas polisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Aksi damai “Suroboyo Wani” membuka ruang ekspresi warga melalui seni, mimbar bebas, dan instalasi yang membawa harapan perubahan. Sementara itu, ketersediaan beberapa rute alternatif serta pengalaman rekayasa lalu lintas sebelumnya memberi pengendara pilihan untuk tetap menuju pusat kota dengan menyesuaikan perjalanan pada kondisi lapangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Pengendara yang hendak melintas di kawasan Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, perlu menyiapkan rute alternatif pada Minggu (8/11/2026) sore. Sebab, Aliansi Suroboyo Bergerak (ASAB) menggelar aksi damai bertajuk "Suroboyo Wani" di Taman Apsari, tepat di depan Gedung Negara Grahadi.

Aksi tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi, terutama jika massa memadati kawasan Jalan Gubernur Suryo. Pengendara yang tidak memiliki kepentingan di sekitar Grahadi sebaiknya menghindari ruas jalan tersebut dan memilih jalur lain.

Koordinator Umum ASAB, Rakhmadi mengatakan, aksi akan diisi dengan pertunjukan seni, mimbar bebas, dan instalasi seni. Peserta juga akan menyampaikan aspirasi di atas kain putih panjang sebagai simbol harapan bersama untuk perubahan yang lebih baik.

Bagi pengendara yang hendak menuju kawasan pusat kota, beberapa jalur alternatif yang dapat dipertimbangkan apabila akses Jalan Gubernur Suryo ditutup atau dialihkan, antara lain:

1. Dari Jalan Basuki Rahmat: Pengendara yang hendak menuju Jalan Gubernur Suryo dapat mempertimbangkan jalur Jalan Embong Malang.

2. Dari kawasan Joko Dolog menuju Taman Apsari: Kendaraan dapat diarahkan melalui Jalan Embong Trengguli dan Jalan Panglima Sudirman.

3. Dari Jalan Tunjungan: Pengendara dapat mempertimbangkan Jalan Simpang Dukuh untuk menghindari akses menuju Jalan Gubernur Suryo.

4. Dari Jalan Ketabang Kali dan Jalan Ngemplak: Jika akses menuju Simpang Dukuh dialihkan, pengendara dapat menggunakan Jalan Genteng Kali.

Skema tersebut pernah digunakan dalam rekayasa lalu lintas di sekitar Grahadi pada kegiatan sebelumnya. Namun, pengaturan lalu lintas saat aksi ASAB berlangsung dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan dan arahan petugas kepolisian.

Pengendara atau pengguna jalan, diimbau tidak memaksakan diri melintas di sekitar titik aksi apabila terjadi penutupan jalan. Ikuti petunjuk petugas di lapangan dan pantau informasi lalu lintas terbaru sebelum berangkat.

Editorial Team

Related Article