Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

45 Ribu Pemudik Serbu Terminal Purabaya Hari Ini

45 Ribu Pemudik Serbu Terminal Purabaya Hari Ini
Kondisi Terminal Purabaya sore hari. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Intinya Sih
  • Terminal Purabaya mencatat lonjakan hingga 45 ribu pemudik pada 17 Maret 2026, dengan total sekitar 200 ribu penumpang sejak dibukanya Posko Angkutan Lebaran.
  • Puncak arus mudik diprediksi terjadi lagi pada H-1 Lebaran, sementara rute favorit didominasi tujuan jarak pendek dan menengah seperti Kediri, Tulungagung, Ponorogo, Malang, serta Semarang.
  • Pengelola terminal menyiapkan 2.200 armada bus beroperasi 24 jam, melakukan pemeriksaan kelaikan harian, memperbaiki fasilitas area terminal, dan menyediakan pos kesehatan bagi penumpang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times – Puncak arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di Terminal Purabaya, Selasa (17/3/2026). Sebanyak 45 ribu penumpang diprediksi memadati terminal terbesar di Jawa Timur tersebut, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Humas Terminal Purabaya, Sarah Abigail, mengatakan lonjakan penumpang sudah terlihat sejak dibukanya Posko Angkutan Lebaran pada 13 Maret 2026. Hingga saat ini, total sekitar 200 ribu penumpang tercatat telah keluar masuk terminal. “Kami prediksikan hari ini sekitar 45 ribu pemudik datang dan berangkat. Sampai hari ini totalnya sudah sekitar 200 ribu sejak 13 Maret,” ujarnya.

Menurut Sarah, 17 Maret menjadi salah satu titik puncak arus mudik. Namun, pihaknya juga mengantisipasi lonjakan berikutnya yang diperkirakan terjadi pada H-1 Lebaran, yakni 19–20 Maret 2026.

“Biasanya H-1 juga jadi puncak arus mudik di Terminal Purabaya,” katanya.

Dari sisi tujuan, rute jarak pendek dan menengah mendominasi keberangkatan. Kota-kota di Jawa Timur bagian selatan seperti Kediri, Tulungagung, Ponorogo, dan Malang menjadi tujuan favorit, selain rute antarkota antarprovinsi menuju Semarang.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pengelola terminal menyiapkan sekitar 2.200 armada bus yang beroperasi selama 24 jam, baik untuk angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) maupun antarkota antarprovinsi (AKAP).

Armada cadangan juga disiapkan melalui koordinasi dengan perusahaan otobus. Selain itu, pemeriksaan kelaikan jalan dilakukan setiap hari untuk memastikan keselamatan penumpang. Bus yang tidak memenuhi syarat akan diberi peringatan hingga ditindak.

Di sisi fasilitas, sejumlah perbaikan juga telah dilakukan, mulai dari landasan bus hingga jalur pedestrian di area drop off guna mengantisipasi genangan air di tengah musim hujan.

Pihak terminal juga menyediakan pos kesehatan bekerja sama dengan kepolisian dan dinas kesehatan setempat untuk melayani pemeriksaan bagi penumpang selama periode mudik.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More