Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Senior TNI Jadi Tersangka, Ini 3 Poin yang Disorot Keluarga Serda Ahmad

Kab. Magetan
2 min read
4 Senior TNI Jadi Tersangka, Ini 3 Poin yang Disorot Keluarga Serda Ahmad
Serda Ahmad Fahriza Muzammil, prajurit TNI AU asal Kabupaten Magetan tewas dianiaya senior dimakamkan. IDN Times/Riyanto.
  • Empat senior Serda Ahmad Fahriza Muzammil telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematiannya di Mess Galaxy Lanud Halim Perdanakusuma.
  • Keluarga belum menerima hasil otopsi secara langsung dan meminta penjelasan medis lengkap terkait luka di dada serta memar di bagian tubuh lain.
  • Motif kejadian, termasuk isu telepon dan mi instan, masih dipertanyakan; keluarga meminta penyidikan transparan serta hukuman sesuai ketentuan bila tersangka terbukti bersalah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Magetan, IDN Times – Keluarga Serda Ahmad Fahriza Muzammil, prajurit TNI AU asal Kabupaten Magetan, masih menunggu kejelasan mengenai kasus meninggalnya Ahmad setelah dugaan penganiayaan di Mess Galaxy Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Empat senior korban telah ditetapkan sebagai tersangka. Keluarga meminta proses hukum berjalan transparan dan seluruh fakta kejadian dijelaskan berdasarkan hasil penyidikan serta pemeriksaan medis.

Berikut tiga hal yang menjadi perhatian keluarga.

  1. 1. Keluarga masih menunggu hasil otopsi

    Riyanto
    Toni Eko Prasetyo, ayah korban. IDN Times/Riyanto.

    Ayah korban, Toni Eko Prasetyo, mengatakan pihak keluarga hingga kini belum menerima hasil otopsi secara langsung.

    Menurutnya, hasil pemeriksaan medis diperlukan untuk memberikan gambaran lebih lengkap mengenai kondisi korban.

    "Kami ingin prosesnya transparan dan sesuai ketentuan. Selain luka di bagian dada, ada juga memar dan luka di bagian tubuh lainnya. Karena itu, kami ingin penjelasan berikutnya berdasarkan hasil otopsi," kata Toni saat ditemui di rumah duka, Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Magetan. Jumat (19/9/2026).

  2. 2. Motif kejadian masih dipertanyakan

    Riyanto
    Serda Ahmad Fahriza Muzammil, prajurit TNI AU asal Kabupaten Magetan tewas dianiaya senior dimakamkan. IDN Times/Riyanto.

    Sebelumnya, muncul informasi mengenai dugaan pemicu kejadian, antara lain korban disebut tidak mengangkat telepon saat dihubungi senior dan persoalan membeli mi instan.

    Namun, keluarga masih menunggu penjelasan lebih lengkap mengenai rangkaian peristiwa tersebut.

    "Kami masih ingin mengetahui secara utuh apa yang sebenarnya terjadi. Penjelasan selanjutnya kami harapkan bisa memberikan kejelasan," ujar Toni.

    Keluarga juga telah menyampaikan surat kepada sejumlah pejabat terkait, termasuk Presiden, Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Udara.

  3. 3. Keluarga serahkan proses hukum

    Riyanto
    Entin Tri Retno, tante Korean. IDN Times/Riyanto.

    Terkait empat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, keluarga menyerahkan proses pembuktian kepada aparat penegak hukum dan pengadilan.

    "Kalau nantinya terbukti bersalah, kami meminta hukuman sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk sanksi kedinasan, tentu mengikuti aturan yang ada," kata Toni.

    Sementara itu, tante korban, Entin Tri Retno, mengenang Ahmad sebagai sosok yang taat beribadah, disiplin dan patuh kepada orang tua.

    "Dia anak yang sangat taat dan disiplin. Kami sekeluarga tentu sangat terpukul atas kejadian ini," ujarnya.

    Entin menambahkan, korban kini sudah tidak dapat memberikan keterangan mengenai peristiwa yang dialaminya.

    "Keponakan saya sudah tidak bisa memberikan kesaksian. Kami menyerahkan prosesnya kepada pihak yang menangani agar fakta kejadian bisa diketahui secara utuh," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More