Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
31 Santri Temboro Positif Rapid Test, Swab Akan Dilakukan di Pesantren
Peta sebaran virus corona di Temboro, Magetan. Dok.IDN Times/Istimewa

Surabaya, IDN Times - Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur (Jatim), dr. Kohar Hari Santoso membenarkan ada 31 santri positif COVID-19 versi rapid test di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatah, Temboro, Magetan.

Pemeriksaan rapid test ini menyusul adanya informasi 43 santri Malaysia terkonfirmasi positif COVID-19 setelah pulang dari sana. Bahkan, Pemerintah Malaysia telah Temboro sebagai klaster baru.

1. Sejumlah 31 santri jalani tes swab di Temboro

(Foto hanya ilustrasi) Tes swab COVID-19 di Labkesda Jabar. Dok/Humas Jabar

Kohar mengatakan bahwa 31 santri yang positif rapid test itu akan segera menjalani tes swab. Berbeda dengan pasien lainnya, para santri ini tidak perlu swab ke rumah sakit. Dia akan diswab di Temboro, kemudian diisolasi.

"Tes (swabnya) dilakukan di sana (Temboro), kemudian (sampel swab) di bawa ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) kemenkes di Surabaya," ujar Kohar saat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (22/4).

2. Sudah 305 yang jalani rapid test

Peta sebaran virus corona di Temboro, Magetan. Dok.IDN Times/Istimewa

Tak selesai sampai di sini, tim tracing juga akan terus menggelar rapid test di Temboro secara marathon. Mengingat saat ini ada lima ribu santri di sana, termasuk dari luar negeri.

Saat ini, jumlah santri yang sudah menjalani rapid test sebanyak 305 orang. "Nanti kita lihat lebih jauh lagi apakah masih ada lingkaran berikutnya yang perlu kita evaluasi," ucap Kohar.

3. Kasus positif didominasi santri asal Malaysia

Unsplash/CDC

Sekadar diketahui, 305 santri yang sudah menjalani rapid test itu berasal dari Malaysia 118 orang, Thailand 26 orang, Filipina tujuh orang, Kamboja lima orang, Vietnam lima orang dan Singapura satu orang. Khusus santri Indonesia di Temboro yang rapid test ada 143 orang.

Adapun 31 santri yang hasil rapid test-nya reaktif berasal dari Malaysia 14 santri Thailand empat santri, Kamboja satu santri Magetan dua santri, Makasar dua santri dan Jambi, Papua, Sumatera Barat, Lampung, Kendari, Lombok, Kalimantan Utara, dan Temanggung masing-masing satu santri.

Editorial Team

Related Article