Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
120 Anak PMI Dapat Tiket Sekolah di Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyambut anak PMI Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Repatriasi 2026. Dok. Pemprov Jatim.
  • Sebanyak 120 anak pekerja migran Indonesia dari Arab Saudi dan Malaysia mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan SMA/SMK di Jawa Timur lewat Program ADEM Repatriasi 2026.
  • Gubernur Khofifah menegaskan program ini sebagai wujud kehadiran negara untuk menjamin hak pendidikan setara, disertai pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan bagi peserta.
  • Para siswa akan belajar di 29 sekolah unggulan di 13 kabupaten/kota Jatim, dengan dukungan guru dan kepala sekolah agar mudah beradaptasi serta mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) membuka jalan pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI). Tahun ini, sebanyak 120 putra-putri PMI dari Arab Saudi dan Malaysia mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan SMA/SMK di Jatim melalui Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Repatriasi 2026.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, program tersebut menjadi bentuk kehadiran negara dalam memastikan anak-anak pekerja migran memperoleh hak pendidikan yang setara, meski lahir atau tumbuh di luar negeri.

"Menurut saya, ini adalah wujud dimana anak-anak diberikan kesempatan untuk bisa mendapatkan pendidikan terbaik bagi masa depan mereka, juga penguatan karakter," ujarnya, Sabtu (4/7/2026).

Khofifah mengatakan, peserta ADEM Repatriasi tidak hanya memperoleh akses pendidikan di sekolah-sekolah terbaik, tetapi juga mendapatkan pembinaan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan selama menempuh pendidikan di Jatim.

Pada 2026, sebanyak 120 peserta berasal dari berbagai negara penempatan pekerja migran Indonesia, yakni tujuh siswa dari Jeddah, Arab Saudi, lima siswa dari Johor Bahru, 90 siswa dari Sabah, serta 18 siswa dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Hingga pelaksanaan pembekalan, sebanyak 92 siswa telah tiba di Jatim. Sementara sisanya dijadwalkan datang secara bertahap karena masih menyelesaikan dokumen perjalanan. "Yang dari Kuala Lumpur belum bisa hadir hari ini karena masih dalam proses pemenuhan dokumen," katanya.

Selama belajar di Jatim, para siswa akan menempuh pendidikan di 29 sekolah yang tersebar di 13 kabupaten/kota, terdiri dari 18 SMA dan 11 SMK yang telah dipilih berdasarkan kualitas pendidikan dan kesiapan mendampingi peserta ADEM Repatriasi.

Khofifah optimistis para peserta memiliki peluang yang sama untuk berprestasi seperti siswa lainnya. Ia mencontohkan lulusan program afirmasi sebelumnya mampu menembus berbagai perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi maupun seleksi nasional.

"Anak-anak ADEM memiliki prestasi yang sangat bagus. Mereka punya peluang yang sama dengan saudara-saudaranya untuk mendapatkan kesempatan pendidikan yang baik," katanya.

Selain akademik, Khofifah juga meminta seluruh kepala sekolah dan guru memberikan pendampingan layaknya keluarga sendiri agar para siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan baru.

"Pesan saya, mereka adalah putra-putri panjenengan. Tugas sekolah tidak hanya memberikan pengajaran, tetapi juga pembelajaran dan penguatan karakter," tegas Khofifah.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai mengatakan seluruh sekolah penerima telah dipersiapkan agar peserta ADEM Repatriasi dapat beradaptasi dengan cepat sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.

"Sekolah yang kami siapkan adalah sekolah-sekolah terbaik supaya mereka bisa langsung menyesuaikan dengan murid-murid yang lain yang ada di Jawa Timur," katanya.

Salah satu peserta asal Sekolah Indonesia Johor Bahru, Malaysia, Nurul Syafah Aulia mengaku bersyukur memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di Indonesia melalui program tersebut.

"Program ini membuat saya bisa melanjutkan pendidikan di Indonesia dengan fasilitas yang sangat bagus. Semoga saya bisa berprestasi dan membanggakan Indonesia," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article