Belum Tahu Dapat Jatah Berapa, Khofifah Siapkan 2404 Penyuntik Vaksin

Mereka akan disebar di 986 Puskesmas

Surabaya, IDN Times - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa telah membentuk Satgas Vaksinisasi COVID-19. Pihaknya juga menyiapkan 2.404 tenaga kesehatan sebagai vaksinator COVID-19. Mereka terdiri dari  dokter, perawat, dan bidan. Semuanya mendapatkan pelatihan penyuntikan vaksin COVID-19 dan disebar di 968 Puskesmas.

1. Belum tahu jatah untuk Jatim berapa

Belum Tahu Dapat Jatah Berapa, Khofifah Siapkan 2404 Penyuntik VaksinIlustrasi Vaksin (IDN Times/Arief Rahmat)

Khofifah mengatakan, Satgas Vaksinisasi COVID-19 saat ini baru ada di tingkat provinsi. Mantan Menteri Sosial ini pun meminta kabupaten/kota segera membentuknya juga. Tugas dari satgas ini menghitung kebutuhan, distribusi vaksin serta melihat respons yang usai divaksin. Pemprov Jatim menyiapkan tempat penyimpanan khusus untuk vaksin.

Dari total 1,2 juta dosis vaksin yang telah datang, Khofifah mengaku belum mengetahui persis berapa dosis vaksin yang dialokasikan untuk Jatim dari  pemerintah pusat.  Pengadaan vaksin tersebut dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah pusat.

"Saya sudah kordinasi dengan Pak Terawan Menteri Kesehatan, saat ini sedang dibahas segala sesuatunya  termasuk jumlah yang akan didistribusikan ke Jawa Timur" ujarnya dalam rilis resmi, Senin (7/12/2020).

2. Tapi sudah mematangkan kesiapan vaksinisasi

Belum Tahu Dapat Jatah Berapa, Khofifah Siapkan 2404 Penyuntik VaksinIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Meski belum datang, Pemprov Jatim menyiapkan lima langkah sebelum pelaksanaan vaksinisasi COVID-19. Pertama, pelatihan tenaga kesehatan vaksinasi covid-19 untuk 968 Puskesmas di Jatim sebanyak 7 angkatan totalnya 2.404 orang. Juga dilatih programmer surveilans dan imunisasi di kabupaten/ kota masing- masing dua orang. Kedua, sosialisasi bagi 38 dinkes, kabid P2P, kasi surveilans , programmer imunisasi dan programmer surveilans.

Ketiga, inventarisasi sarana rantai dingin vaksin seperti lemari es dan vaccine carrier. Keempat, memfasilitasi dinkes kabupaten/kota dan puskesmas membuat microplanning. Kelima, menyusun kebutuhan vaksin sesuai sasaran yang telah ditetapkan.

“Untuk kapan akan dimulai, sepenuhnya menunggu aba-aba pemerintah pusat. Yang pasti dari sisi infrastruktur dan SDM Insyaallah Pemprov Jatim telah siap. Mudah-mudahan semua berjalan sesuai dengan rencana dan Indonesia bisa bebas dari Pandemik COVID-19,” kata Khofifah.

Baca Juga: [BREAKING] Vaksin COVID-19 Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

3. Vaksin tiba kemarin malam

Belum Tahu Dapat Jatah Berapa, Khofifah Siapkan 2404 Penyuntik VaksinIlustrasi Vaksin (IDN Times/Arief Rahmat)

Sebelumnya, Vaksin Sinovac telah datang ke Indonesia dengan dibawa menggunakan pesawat Beoing 777-300ER. Pesawat mendarat di Bandara Soekarrno-Hatta sekitar pukul 21.30 WIB. Vaksin COVID 19 buatan Tiongkok tersebut selanjutnya dibawa dan disimpan di Bio Farma Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga: Pemerintah Tunjuk Lima Jubir Vaksin COVID-19, Siapa Saja?

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya